Jakarta - Langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menyita perhatian publik. Ia tak segan mengancam akan merumahkan belasan ribu pegawai Bea Cukai jika institusi ini tak segera berbenah.
Tekanan datang dari mana-mana. Masuknya barang impor ilegal ke Tanah Air kian menjadi-jadi, mulai dari barang thrifting sampai beras impor yang membanjiri pasar. Purbaya tampaknya sudah kehilangan kesabaran.
"Kalau Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih nggak puas, Bea Cukai bisa dibekukan, diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi," ujarnya dengan nada tinggi.
Ancaman itu nyata. Ribuan orang bisa kehilangan mata pencaharian.
"Kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16.000 orang pegawai Bea Cukai dirumahkan," tambahnya tanpa tedeng aling-aling.
Persoalan impor ilegal ini ibarat bom waktu. Di satu sisi, barang thrifting masih jadi perhatian serius. Meski sempat ada wacana mengelola barang sitaan menjadi bahan daur ulang, tapi itu belum cukup. Masih banyak lubang yang harus ditambal.
Artikel Terkait
Sumut Berduka: 17 Tewas dan Ribuan Mengungsi Akibat Longsor-Banjir Bandang
Ibu Arum dan Pengakuan Getir: Dibohongi Suami yang Ternyata Pembunuh Anaknya
Ibu Hamil di Papua Tewas Usai Ditampung Empat Rumah Sakit
Dedi Mulyadi Ungkap Terima Kasih dan Permintaan Maaf untuk Para Guru