Profil Cucun Ahmad Syamsurijal dan Pernyataan Kontroversial Soal Ahli Gizi
Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI, menjadi sorotan publik setelah membuat pernyataan kontroversial mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Politikus ini menyatakan bahwa program tersebut tidak memerlukan ahli gizi dan menanggapi kritik dengan menyebut anak muda sebagai pribadi yang arogan.
Kronologi Kontroversi Cucun Ahmad Syamsurijal
Kontroversi ini bermula dalam Rapat Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seorang peserta rapat yang memiliki latar belakang di bidang gizi memberikan masukan mengenai pentingnya peran ahli gizi dalam program pemerintah tersebut.
Peserta tersebut menyarankan agar jika posisi pengawas di SPPG akan diisi oleh orang tanpa latar belakang pendidikan gizi, sebaiknya tidak menggunakan embel-embel "ahli gizi". Dia mengusulkan istilah seperti "pengawas produksi" atau "quality control" sebagai alternatif yang lebih tepat.
Namun, sebelum peserta tersebut menyelesaikan paparannya, Cucun Ahmad Syamsurijal memintanya untuk berhenti berbicara. "Cukup ya? Kamu itu (bicaranya) terlalu panjang. Yang lain kasihan," ujar Cucun kepada peserta tersebut.
Pernyataan Kontroversial Cucun Tentang Ahli Gizi
Tak hanya menginterupsi, Cucun kemudian memberikan respons yang menuai kritik. Dia menyatakan ketidaksukaannya terhadap anak muda yang dianggapnya arogan dan menegaskan bahwa pembuat kebijakan adalah dirinya selaku Wakil Ketua DPR.
"Saya nggak suka anak muda arogan kayak gini. Mentang-mentang kalian sekarang dibutuhkan negara, kalian bicara undang-undang. Pembuat kebijakan itu saya," tegas Cucun.
Artikel Terkait
Pakar Ragukan Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS
Dedi Mulyadi Ungkap Banyak Kesamaan dengan Young Syefura, Netizen Ramai Doakan
Misteri Busa dan Ruam Merah: Satu Keluarga di Warakas Tewas Diduga Keracunan
Operasi Militer AS di Caracas, Maduro Diklaim Ditangkap dan Dideportasi