Cucun Ahmad Syamsurijal: Pernyataan Kontroversial Tak Butuh Ahli Gizi yang Bikin Heboh

- Selasa, 18 November 2025 | 13:15 WIB
Cucun Ahmad Syamsurijal: Pernyataan Kontroversial Tak Butuh Ahli Gizi yang Bikin Heboh

Lebih lanjut, politikus PKB ini menyatakan akan mengubah diksi "ahli gizi" menjadi "tenaga yang menangani gizi" dalam program MBG. Menurutnya, program tersebut tidak memerlukan ahli gizi dan bisa diisi oleh lulusan SMA yang diberi pelatihan selama tiga bulan.

"Tidak perlu ahli gizi. Cocok nggak? Nanti saya selesaikan di DPR," tutur Cucun. "Bila perlu di sini, di kabupaten itu, punya anak-anak yang fresh graduate, anak-anak SMA cerdas, dilatih sertifikasi, saya siapkan BSNP. (Program MBG) tidak perlu kalian (ahli gizi) yang sombong seperti ini."

Profil dan Latar Belakang Cucun Ahmad Syamsurijal

Cucun Ahmad Syamsurijal adalah politikus kelahiran Bandung, 11 Agustus 1972. Dia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II mewakili Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Di awal masa jabatannya, Cucun bertugas di Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan. Pada Mei 2016, dia kemudian dipindahkan ke Komisi V DPR RI yang mengurus perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan, kawasan tertinggal, serta meteorologi dan klimatologi.

Karier organisasi Cucun cukup panjang, terutama di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Dia telah aktif di NU sejak 1988 di wilayah Solokan. Cucun pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Pengurus Cabang NU Kabupaten Bandung (2004-2009) dan Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Perekonomian NU (LPNU) pada periode 2005-2010.

Di PKB, dia juga memegang berbagai posisi strategis, termasuk Wakil Bendahara Umum PKB Kabupaten Bandung (2005-2010) dan Ketua Dewan Pengurus Cabang PKB Kabupaten Bandung (2010-2015). Selain berkarier di politik, Cucun juga terlibat dalam dunia bisnis sebagai Direktur PT GSM dan Manager marketing PT HS.

Untuk kekayaannya, Cucun Ahmad Syamsurijal telah melaporkan harta senilai Rp22 miliar pada tahun 2024. Pernyataan kontroversialnya mengenai program Makan Bergizi Gratis dan ahli gizi ini telah menjadi perbincangan publik dan menuai berbagai reaksi di media sosial.


Halaman:

Komentar