BondowosoNetwork.com - Motor Honda selalu menjadi pilihan utama bagi banyak konsumen di Indonesia.
Namun, ada satu model yang tampaknya kurang beruntung di pasaran, yaitu Honda Genio.
Meskipun tergolong dalam kelas entry level, motor ini tidak mendapat sambutan meriah sebagaimana diharapkan.
Honda Genio, sebagai bagian dari varian matic entry level, dihadirkan dengan desain yang bergender retro.
Saat pertama kali diperkenalkan, konsepnya terlihat sangat menjanjikan.
Pameran tahun 2018 menjadi saksi bagaimana motor ini memikat perhatian.
Dengan nama Honda G dan konsep matic Retro yang berkelas modern.
Dengan balutan warna silver dan merah, serta sentuhan dualton pada bagian joknya, Genio terlihat sangat mewah dan glamor.
Desainnya menciptakan kesan premium dengan aksen silver dan krom yang mendukung kemewahannya.
Namun, sayangnya, ketika motor ini resmi dirilis pada tahun 2019, harapan tinggi tersebut seolah buyar.
Honda Genio sejatinya diharapkan akan menjadi pesaing serius di kelasnya.
Sayangnya, hal ini tidak terjadi, dan motor ini malah ditempatkan sebagai versi murah dari Honda Scoopy.
Baca Juga: Begini Antusiasme dan Harapan Warga Jateng Saat Melihat Jokowi dan Prabowo Makan Bakso Bareng
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bondowoso.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik