Keputusan kontroversial wasit dalam laga Argentina melawan Mesir masih memicu perdebatan hingga kini. Gol kedua Mesir yang dianulir setelah intervensi VAR menjadi sorotan utama. Mantan wasit Piala Dunia 2022, Fernando Guerrero, bahkan menilai proses pembatalan gol itu tidak sesuai dengan protokol VAR.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Rabu (8/7/2026) itu menyisakan polemik. Guerrero mengkritik wasit Francois Letexier bersama tim VAR yang membatalkan gol yang dicetak Mostafa Ziko. Menurutnya, keputusan tersebut keliru dan tidak mengikuti prosedur yang benar.
Gol Ziko dianulir setelah wasit meninjau tayangan ulang dan menilai ada pelanggaran sebelum pemain Mesir merebut bola. Namun, Guerrero berpendapat pelanggaran itu tidak terjadi dalam fase serangan yang seharusnya menjadi dasar intervensi VAR.
"Tidak ada pelanggaran kepada pemain Argentina, dan jika mereka menganggapnya pelanggaran, itu seharusnya tidak ditinjau sebagai bagian APP (Attacking Possession Phase/Fase Penguasaan Bola saat Serangan)," kata Guerrero dalam unggahan di media sosial X via ESPN, Rabu (8/7).
Ia menambahkan bahwa setelah insiden tersebut, Argentina masih memiliki cukup waktu untuk mengantisipasi serangan lawan. "Alasannya, pemain Argentina memiliki banyak waktu, ruang, dan pemain bertahan mereka menempati posisi sebagaimana mestinya," katanya.
Guerrero menegaskan, kondisi itu menunjukkan penguasaan bola sebelumnya sudah terputus sehingga intervensi VAR tidak lagi relevan. Mantan pengadil asal Meksiko itu juga menilai pemain Argentina sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk menghentikan serangan Mesir sebelum bola masuk ke gawang.
"Tim Argentina memiliki tiga kesempatan untuk merebut bola dan gagal melakukannya," ujar Guerrero.
Ia pun menilai keputusan tersebut bertentangan dengan pedoman resmi penggunaan teknologi VAR. "Demikian, keputusan ini benar-benar bertentangan dengan protokol VAR yang menyatakan wasit hanya mengintervensi saat ada sekuens serangan yang jelas terjadi dan tim yang kehilangan penguasaan bola tidak memiliki kesempatan realistis merebut bola," tuturnya.
Meski gol keduanya dianulir, Mostafa Ziko akhirnya tetap mencatatkan namanya di papan skor lewat gol pada menit ke-67 yang dinyatakan sah. Sayangnya, keunggulan itu gagal dipertahankan setelah Argentina bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 3-2.
Fernando Guerrero sendiri bukan sosok asing dalam penggunaan VAR di level tertinggi. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, ia bertugas sebagai asisten VAR dalam 11 pertandingan, termasuk dipercaya mengawal partai final antara Argentina melawan Prancis yang berakhir dengan kemenangan La Albiceleste.
Artikel Terkait
Usai Kalah dari Argentina, Pelatih Mesir Hossam Hassan Meludah ke Arah Suporter dan Protes ke FIFA
Francois Letexier Kembali Jadi Sorotan Usai Pimpin Laga Argentina Vs Mesir
Kemenangan Argentina Atas Mesir Tuai Kontroversi, Wasit dan VAR Dituding Berat Sebelah
Kemenangan Argentina atas Mesir Diwarnai Kontroversi Keputusan Wasit