Kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu kemarahan luas. Banyak pihak menilai perlakuan wasit dan VAR sangat berat sebelah dan merugikan tim lawan.
Analis sepak bola Geronimo Morgans meluapkan kekesalannya di media sosial. Ia menyebut VAR tidak meninjau dua pelanggaran jelas terhadap pemain Mesir di kotak penalti Argentina sebelum gol Enzo Fernandez tercipta. Sebaliknya, sebuah pelanggaran justru digunakan untuk membatalkan gol kedua Mesir.
“Mengapa perlakuannya harus begitu berat sebelah?” tulis Morgans. Ia blak-blakan menyatakan pertandingan itu tidak adil dan menuduh wasit serta VAR membantu Lionel Messi dkk. “Mesir telah dicurangi,” tegasnya.
Kritik juga datang dari Mohamed El-Baradei, peraih Nobel asal Mesir dan mantan kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Dalam unggahan berbahasa Arab, ia menulis bahwa FIFA sudah kehilangan banyak kredibilitas dan kepercayaan karena alasan-alasan yang diketahui semua orang.
Mantan duta besar Inggris dan komentator politik Craig Murray melontarkan sindiran pedas. Ia memelesetkan singkatan FIFA menjadi “Fixing It For Argentina” (Mengatur Segalanya demi Argentina). “Bukan saya yang mencetuskan istilah ini, tetapi benar-benar terlihat mencolok,” sindirnya.
Artikel Terkait
Kekalahan Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir Sesalkan Keputusan Wasit
Kekalahan dari Argentina Picu Kemarahan Mesir, Pelatih Tuding FIFA Berpihak
Messi Cetak Sejarah: Pemain Pertama dengan Assist di Enam Piala Dunia
Perempat Final Piala Dunia 2026 Dimulai, Argentina Jadi Satu-satunya Wakil Amerika