Pelatih tim nasional Aljazair, Vladimir Petkovic, melakukan perombakan besar-besaran pada susunan pemain dan formasi menjelang pertandingan penentu Grup J Piala Dunia 2026 melawan Austria. Aljazair meninggalkan strategi tiga bek dan kembali ke formasi klasik 4-2-3-1, dengan memasukkan empat nama baru ke dalam skuad utama.
Perubahan paling mengejutkan terjadi di posisi penjaga gawang. Oussama Benbot dipilih menjadi starter menggantikan Luca Zidane yang tampil kurang meyakinkan pada awal turnamen. Di lini pertahanan, Rafik Belghali, Jaouen Hadjam, Aissa Mandi, dan Ramy Bensebaini mengisi empat bek, sementara Nabil Bentaleb dan Houssem Aouar menjadi gelandang jangkar.
Lini serang dipercayakan kepada trio Fares Chaibi, Ibrahim Maza, dan Riyad Mahrez yang bertugas mendukung penyerang tunggal Amine Gouiri. Petkovic menegaskan ambisi besar timnya tidak sekadar mengincar tiket lolos ke babak 16 besar.
“Semua tim yang mencapai babak 16 besar pasti menemukan cara untuk lolos. Beberapa tim melangkah dengan keinginan melanjutkan petualangan, sementara yang lain mungkin puas hanya sampai di sana. Namun dari pihak kami, kami memiliki niat kuat untuk melangkah lebih jauh,” ujar Petkovic dalam pernyataan yang dikutip dari media Prancis.
“Memang ada tim yang lebih kuat, tetapi tidak ada yang pasti: status favorit tidak menjamin kemenangan melawan lawan yang dianggap lebih lemah. Jika favorit harus menghadapi ekspektasi tinggi dan tekanan lebih besar, tim lain bisa bermain lebih bebas dan mungkin mengekspresikan gaya permainan mereka lebih efektif,” tambahnya.
Aljazair hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan lolos ke fase gugur. Namun, kekalahan akan langsung menyingkirkan mereka dari turnamen.
Artikel Terkait
Aljazair Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Imbang Dramatis Lawan Austria
Austria dan Aljazair Lengkapi Peserta 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Babak 32 Besar Dimulai, Afrika Selatan Vs Kanada Jadi Pembuka
Kongo Bikin Sejarah, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Uzbekistan 3-1