Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencananya untuk menunaikan ibadah haji pada Kamis, 21 Mei 2026, dengan persiapan yang telah dimulai sejak dua pekan terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 19 Mei 2026.
"Kamis, 21 Mei 2026 kalau nggak ada halangan," ujar Purbaya singkat kepada awak media.
Dalam kesempatan itu, Purbaya mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempelajari doa-doa yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah haji. Meskipun telah mempersiapkan diri, ia mengakui masih ada beberapa doa yang terlupa.
"Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga," tuturnya.
Mengenai durasi ibadah, Purbaya menyebutkan bahwa ia berencana menjalankan rangkaian ibadah haji selama sepuluh hari. "10 hari," ucapnya dengan nada singkat.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Penetapan ini sekaligus menentukan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang akan dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers usai Sidang Isbat Awal Zulhijah 1447 H, Minggu, 17 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa penetapan awal Zulhijah dilakukan dengan mengintegrasikan data hisab dan hasil rukyatul hilal, serta mempertimbangkan kriteria MABIMS dan prinsip Wilayatul Hukmi.
"Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan hilal tersebut dapat terlihat, disepakati 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 Masehi, dan dengan demikian hari raya Iduladha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 Masehi," ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers tersebut.
Artikel Terkait
Trump Batalkan Serangan ke Iran Setelah Desakan Pemimpin Negara Teluk
Veda Ega Pratama Salip 12 Pembalap, Finis Kedelapan di Moto3 Catalunya
Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Kembali Pimpin Timnas di Usia 41 Tahun
Empat Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Segera Jalani Sidang Tuntutan