Kejutan besar tersaji di Piala Dunia 2026. Tanjung Verde, tim debutan yang tidak diunggulkan, sukses menahan imbang dua raksasa sepak bola dunia secara beruntun. Setelah menahan Spanyol tanpa gol di laga perdana, mereka kembali memetik hasil imbang 2-2 saat berhadapan dengan Uruguay di Grup H. Hasil ini membawa Tanjung Verde mengoleksi dua poin dan mendekati ambang sejarah: lolos ke babak 32 besar untuk pertama kalinya.
Pelatih Tanjung Verde, Bubista, menegaskan bahwa timnya telah menunjukkan performa terbaik dalam dua pertandingan awal. “Kami ingin berkompetisi di level tertinggi dan itulah yang telah kami lakukan dalam dua pertandingan ini,” ujarnya. Keyakinan itu pun terus tumbuh menjelang laga pamungkas melawan Arab Saudi. Bubista optimistis anak asuhnya mampu mewujudkan mimpi besar tersebut.
“Kami di sini untuk mencoba mencapai mimpi baru, yaitu lolos ke babak kedua. Saya pikir wajar bagi kami untuk berpikir seperti itu,” tegasnya. Semangat tinggi dan permainan solid yang diperlihatkan menjadi modal berharga bagi Tanjung Verde untuk menghadapi pertandingan penentuan.
Sementara itu, persaingan di Grup H masih sangat ketat. Spanyol memuncaki klasemen sementara dengan empat poin, unggul dua angka dari Uruguay dan Tanjung Verde yang sama-sama mengoleksi dua poin. Arab Saudi menjadi juru kunci dengan satu poin. Dengan situasi ini, seluruh tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya, menjadikan laga terakhir sebagai panggung penuh drama dan tekanan tinggi.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti 12 Grid, Finis Kelima di Moto3 Ceko
Uruguay Terancam Gagal Lolos Usai Kembali Ditahan Imbang Tanjung Verde
Belgia Terjebak Imbang Lawan Iran, Rudi Garcia Sesali Ketajaman Lini Depan
Jeremy Doku Pertimbangkan Tinggalkan Piala Dunia Demi Kelahiran Anak Pertama, Kontroversi Muncul Setelah Presenter Sebut Ayah ‘Tak Berguna’ di Ruang Bersalin