Iran Peringatkan AS: Angkatan Bersenjata Siap Respons Setimpal Setiap Ancaman

- Senin, 22 Juni 2026 | 10:35 WIB
Iran Peringatkan AS: Angkatan Bersenjata Siap Respons Setimpal Setiap Ancaman

Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat agar tidak melontarkan ancaman terhadap negaranya. Ia menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran telah siap memberikan respons yang setimpal terhadap setiap tindakan agresif. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan militer ke Iran.

Dalam pernyataannya yang dikutip pada Senin (22/6/2026), Ghalibaf mempertanyakan efektivitas ancaman yang dilontarkan Washington. "Tidakkah mereka berpikir bahwa jika ancaman mereka berpengaruh, mereka tidak akan sampai pada keadaan putus asa seperti sekarang? Kami tidak memperhitungkan ancaman Amerika," ujarnya. Ancaman Trump sebelumnya dikaitkan dengan dukungan Iran terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon.

"Sebaiknya mereka berhati-hati dengan pernyataan mereka; angkatan bersenjata kami siap untuk merespons mereka dengan cara yang berbeda. Apa pun yang mereka katakan, kamilah yang akan bertindak," tegas Ghalibaf, menunjukkan sikap tidak gentar terhadap tekanan diplomatik maupun militer dari AS.

Sementara itu, pada hari Minggu (21/6), Trump telah melontarkan ancaman melalui platform media sosialnya, Truth Social. Ia menuntut Iran segera menghentikan aktivitas kelompok proksi yang didanai di Lebanon. "Jika mereka tidak melakukannya, kami akan menyerang Iran dengan sangat keras lagi, seperti yang kami lakukan minggu lalu, hanya lebih keras lagi!!!" tulis Trump dengan nada mengancam.

Pernyataan saling ancam ini menandai eskalasi terbaru dalam hubungan bilateral yang telah lama tegang. Sikap saling berhadapan antara kedua negara menunjukkan bahwa potensi konflik berskala lebih besar masih mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar