Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, membatalkan sesi wawancara televisi untuk menggelar rapat transfer darurat bersama jajaran manajemen klub pada Kamis malam di Hensol, Wales. Pertemuan mendadak itu dipicu lambatnya pergerakan klub dalam mengamankan target pemain jelang bergulirnya kompetisi.
Rapat operasional yang dihadiri CEO baru Galantic dan Direktur Olahraga Tony D'Amico itu membahas batasan anggaran serta potensi sanksi UEFA akibat pelanggaran Settlement Agreement. Kondisi ini membuat perburuan pemain sayap incaran utama Gasperini semakin terhambat.
Gasperini secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya terkait kebutuhan mendesak untuk menambah amunisi baru dalam skuatnya musim ini.
"Dibandingkan skuat tahun lalu, saya meminta seorang bek, seorang pemain sayap, dan dua penyerang. Kemudian semuanya bisa menyesuaikan: jika ada pemain yang pergi, jelas Anda harus menggantinya, itu sudah pasti. Target saya adalah ini dan tidak terlihat begitu sulit atau tak tertembus.
Jelas kami mencoba mendatangkan pemain-pemain berkualitas, seperti yang dilakukan pada Castro. Pemain ini (Koulierakis) akan datang untuk melengkapi lini pertahanan, karena itu memang diperlukan: kami hanya punya lima pemain. Memiliki skuat dengan setidaknya dua pemain per posisi adalah hal mutlak bagi tim yang berlaga di kompetisi Eropa.
Siapa yang tidak memilikinya akan membayar mahal," kata Gasperini.
Kegagalan mendapatkan Mason Greenwood dan Crysencio Summerville memperburuk situasi transfer Roma. Selain itu, peluang memboyong Antonio Nusa kian menipis lantaran tingginya nilai transfer yang dipasang RB Leipzig.
Pemain berusia muda tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di klub Jerman tersebut di tengah maraknya rumor transfer.
"Saya tidak pernah menyatakan keinginan untuk meninggalkan Leipzig, rumor selalu ada dan akan terus ada. Media boleh menulis apa saja yang mereka inginkan. Saya hanya bersantai sejenak saat liburan dan sekarang saya ada di sini di Leipzig, itulah faktanya," kata Antonio Nusa.
Pihak Torino juga menutup pintu kepindahan pemain mudanya yang dilirik Roma sebagai alternatif penambal lini sayap.
"Kami sama sekali ingin mempertahankan Cacciamani, dia telah berada bersama kami selama tiga tahun dan tampil sangat baik," kata Urbano Cairo, Presiden Torino.
Di tengah pergerakan transfer yang sulit, pemain belakang Angeliño resmi berpisah dengan skuat Roma untuk bergabung ke Deportivo La Coruña.
"Merupakan sebuah kebanggaan bisa mengenakan jersei ini dan membela warna giallorossi. Sejak hari pertama saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar yang hangat dan bermain di setiap laga di Olimpico adalah hak istimewa yang akan selalu saya kenang dengan penuh kasih. Meninggalkan Roma tidak pernah mudah dan sebagian dari diri saya akan selalu tertinggal di sini, di antara momen tak terlupakan, rekan tim yang hebat, banyak pelajaran, serta kehormatan mewakili klub dengan sejarah yang begitu besar.
Terima kasih kepada klub, staf pelatih, dan semua orang yang bekerja setiap hari untuk klub ini. Namun terutama terima kasih kepada kalian para penggemar karena telah membuat saya merasa menjadi bagian dari kalian. Kehadiran dan dukungan kalian membuat pengalaman ini unik dan kenangan akan kehangatan Olimpico akan tetap tak terhapuskan.
Saya mendoakan yang terbaik untuk masa depan kalian," kata Angeliño.
Roma dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Brighton sebelum melanjutkan pemusatan latihan menuju Dortmund jelang laga perdana Serie A pada 24 Agustus mendatang.
Artikel Terkait
Endrick Dikabarkan Minta Hengkang dari Real Madrid
Torino Tolak Tawaran AS Roma untuk Alessio Cacciamani
Jadwal Padat Sepak Bola: Laga Piala ASEAN, Kualifikasi Liga Champions, dan Uji Coba Eropa
Negosiasi AS Roma dan Feyenoord untuk Givairo Read Memanas