Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar serangkaian sosialisasi kebijakan pasar modal kepada para pemangku kepentingan selama sepekan penuh, sebuah langkah strategis untuk memperluas edukasi dan akses masyarakat terhadap pasar modal. Kegiatan yang berlangsung dari Senin hingga Jumat pekan lalu ini mencakup berbagai forum diskusi, peluncuran data sensus, hingga peresmian fasilitas investasi baru di daerah.
Pada Senin, 15 Juni 2026, BEI bersama Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) meluncurkan temuan awal Census on Women in Executive Leadership Team (ELT) in IDX200 Companies periode 2022–2025. Acara yang digelar di Main Hall BEI, Jakarta, dengan tema “From Disclosure to Impact: Advancing Women's Leadership in IDX200 Companies” ini dihadiri lebih dari 200 pemimpin perusahaan, regulator, dan pembuat kebijakan.
Forum tersebut membahas penguatan kesetaraan gender dalam kepemimpinan korporasi sebagai bagian dari agenda Environmental, Social, and Governance (ESG). Seiring dengan penguatan penerapan standar ESG oleh BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sensus ini diharapkan menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan untuk meningkatkan keterbukaan informasi terkait kesetaraan gender.
Sementara itu, pada Rabu, 17 Juni 2026, BEI bersama OJK, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar dua forum strategis. Kedua forum tersebut adalah “Diskusi Sinergi dalam Menjaga Stabilitas dan Resiliensi Pasar Modal Indonesia” dan “Capital Market Insight: Pengaturan Buyback dan Market Update”.
Dalam forum itu, regulator dan Self-Regulatory Organization (SRO) memaparkan progres reformasi transparansi pasar. Beberapa kebijakan yang dibahas antara lain peningkatan batas free float menjadi 15 persen, keterbukaan data kepemilikan saham di atas satu persen, serta kebijakan High Shareholding Concentration (HSC) untuk memperkuat kepercayaan investor. Di tengah ketidakpastian global, BEI menegaskan ketahanan pasar modal Indonesia yang tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp24,7 triliun, jumlah investor yang melampaui 28,3 juta, dan 80 persen emiten yang membukukan laba positif pada kuartal I-2026. Melalui forum tersebut, BEI juga mendorong pemanfaatan kebijakan buyback saham sebagai strategi memperkuat nilai jangka panjang pemegang saham.
Pada Kamis, 18 Juni 2026, BEI menjadi tuan rumah forum bertajuk “Strengthening Market Integrity: Towards a New Era of Ownership Transparency in the Capital Market”. Forum ini diselenggarakan oleh Koalisi Antikorupsi Indonesia (KAKI), Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), dan Center for International Private Enterprise (CIPE) di Main Hall BEI.
Penyelenggaraan forum ini merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas dan transparansi guna mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang lebih kredibel dan berdaya saing. Forum tersebut menekankan pentingnya transparansi kepemilikan dalam memperkuat integritas pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Pada Jumat, 19 Juni 2026, BEI meresmikan enam Galeri Investasi (GI) baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses edukasi dan literasi pasar modal kepada masyarakat di daerah. Enam GI yang diresmikan meliputi GI BEI Universitas Anak Bangsa bersama PT RHB Sekuritas Indonesia, GI BEI SMAN 3 Pangkalpinang bersama PT MNC Sekuritas dan Universitas Pertiba, GI BEI SMKN 2 Pangkalpinang bersama PT MNC Sekuritas dan Universitas Pertiba, GI BEI SMKN 1 Pangkalan Baru bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan STIE IBEK Pangkalpinang, GI BEI SMAN 1 Pangkalpinang bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung, serta GI BEI SMAN 1 Namang bersama PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) dan Politeknik Belitung.
Kehadiran enam galeri investasi baru ini menjadi wujud nyata komitmen BEI dalam mendekatkan pasar modal kepada masyarakat melalui sinergi antara dunia pendidikan, industri pasar modal, dan komunitas lokal.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Perluas Program Transportasi dan Wisata Gratis untuk Seluruh Pemegang KTP Indonesia
Menteri ESDM Pastikan Pasokan Batu Bara Aman, Pemadaman Listrik karena Gangguan Teknis PLN
Kemenkes Bantah Tuduhan Penggelembungan Anggaran Alat Hemodialisis di RSUD Krui
Selebgram Adam Deni Gearaka Jadi Tersangka Perusakan Ruko dan Pengancaman dengan Air Soft Gun