Persija Jakarta dan Arema FC akan saling berhadapan dalam perebutan juara ketiga Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk menutup turnamen pramusim dengan hasil positif setelah gagal melaju ke final.
Arema FC kalah tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya di semifinal, sedangkan Persija Jakarta tersingkir setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung. Kedua tim akan memanfaatkan laga ini untuk mengukur kesiapan menghadapi Liga Super 2026/2027.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa kekalahan di semifinal tidak mengurangi keyakinannya terhadap perkembangan tim. "Kami sama sekali tidak kekurangan daya juang maupun usaha. Saya yakin suporter bisa melihat tim yang sangat berkomitmen, tim yang terus menunjukkan perkembangan nyata dari pertandingan pertama hingga saat ini," ujar Marcos Santos.
Marcos menilai perjalanan Arema di Piala Presiden menjadi fondasi penting untuk bersaing di papan atas musim ini. "Arema telah mengambil langkah besar untuk kembali menjadi tim besar yang bertarung memperebutkan hal-hal besar di musim ini. Target kami di laga berikutnya tentu saja meraih kemenangan. Kami harus menghormati jersey Arema dan para pendukung," tambahnya.
Sementara itu, pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengakui kondisi timnya masih dalam proses pembentukan dengan kebugaran fisik pemain yang baru mencapai 30-40 persen. "Mengenai hal yang harus dibenahi, saat ini kondisi skuad utama dan kondisi fisik terbaik kami baru sekitar 30 sampai 40 persen saja," kata Shin Tae-yong.
Meski demikian, Shin Tae-yong menegaskan setiap pertandingan di Piala Presiden sangat penting untuk meningkatkan kualitas tim. "Jadi hal yang harus dibenahi ke depannya masih sangat banyak. Maka dari itu, hingga pertandingan pembuka pada 4 September nanti, kami akan berusaha menunjukkan penampilan tim yang lebih berkembang," ujarnya.
Pemain muda Persija, Figo Dennis, menilai laga terakhir ini penting sebagai tolok ukur perkembangan tim. "Pertandingan besok adalah pertandingan terakhir kami. Tentunya ini pertandingan yang penting juga untuk kami melihat bagaimana perkembangan kami di setiap pertandingan. Jadi, sekarang kami fokus menjalankan perintah pelatih dan pastinya bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik untuk kami semua," kata Figo.
Figo juga merasakan perubahan positif dalam permainan Persija. "Setelah empat pertandingan di Piala Presiden, yang paling berkembang menurut saya adalah permainan ofensif yang cukup terstruktur. Tentunya permainan yang diminta oleh pelatih sebagian besar sudah bisa dijalankan dengan baik oleh semua pemain, walaupun belum bisa dikatakan sempurna," tambahnya.
Dari segi rekor pertemuan, Arema FC sedikit lebih unggul dengan 13 kemenangan dari 32 pertemuan melawan Persija yang meraih 9 kemenangan, serta 10 pertandingan berakhir imbang. Di Piala Presiden, Arema belum pernah kalah dari Persija, dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Kedua tim juga dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Arema kehilangan Gustavo Henrique karena cedera, sedangkan Persija tidak diperkuat beberapa pemain yang tengah membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Prediksi susunan pemain Persija adalah Aqil Savik; Denis Kolinger, Dani Ibrohim, Rio Fahmi, Kerim Memija; Fabio Calonego, Figo Dennis, Witan Sulaeman; Arlyansyah Abdulmanan, Stjepan Loncar, Eksel Runtukahu. Arema FC akan bermain dengan formasi Adi Satryo; Achmad Maulana, Diego Landis, Walisson Maia, Johan Alfarizi; Betinho, Matheus Blade, Arkhan Fikri; Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius.
Laga perebutan juara ketiga ini dapat disaksikan secara gratis melalui siaran televisi Indosiar dan streaming di platform Vidio serta kanal YouTube RANS mulai pukul 15.00 WIB.
Artikel Terkait
Persija dan Arema Berebut Peringkat Ketiga Piala Presiden
Arema FC dan Persija Jakarta Berebut Tempat Ketiga Piala Presiden 2026
Final Piala Presiden 2026: Persib dan Persebaya Siap Turunkan Tim Terbaik
Persib dan Persebaya Berebut Gelar Piala Presiden 2026