Ancaman Degradasi, Persis Solo Terancam Kehilangan Pemain Inti Secara Massal

- Kamis, 21 Mei 2026 | 11:31 WIB
Ancaman Degradasi, Persis Solo Terancam Kehilangan Pemain Inti Secara Massal

Ancaman degradasi ke Liga 2 membuat Persis Solo dihadapkan pada potensi kehilangan sejumlah pemain inti secara besar-besaran. Beberapa nama pilar Laskar Sambernyawa mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar, mulai dari Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, hingga klub kasta tertinggi Belgia, FCV Dender, menjelang dibukanya bursa transfer musim depan.

Situasi ini kian memanas seiring dengan masa kontrak beberapa pemain kunci yang akan segera berakhir pada pertengahan 2026. Jika Persis benar-benar turun kasta, peluang hengkang para pemainnya semakin terbuka lebar, terutama bagi mereka yang tak ingin meninggalkan kompetisi kasta tertinggi.

Persija Jakarta menjadi klub yang paling agresif dikaitkan dengan pemain Persis. Macan Kemayoran disebut telah memasukkan beberapa nama ke dalam daftar belanja mereka. Tak hanya itu, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Garudayaksa FC juga dikabarkan mulai memantau peluang merekrut pemain-pemain asal Kota Bengawan tersebut.

Salah satu nama yang paling ramai dibicarakan adalah gelandang muda Zanadin Fariz. Pemain berusia 21 tahun itu disebut masuk dalam radar Persija Jakarta. Peluang Macan Kemayoran untuk mendapatkan Zanadin cukup terbuka karena kontraknya bersama Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026. Artinya, Persija bisa memboyong sang gelandang secara gratis jika tidak ada perpanjangan kontrak. Namun, Persija tak sendirian. Persebaya Surabaya dan Garudayaksa FC juga dikabarkan tertarik mendatangkan pemain muda potensial tersebut.

Selain Zanadin, winger Irfan Jauhari juga disebut masuk dalam daftar incaran Persija Jakarta. Situasi Irfan hampir serupa dengan kontrak yang akan habis pada 31 Mei 2026. Irfan sendiri bukan sosok asing bagi Macan Kemayoran karena pernah dipinjamkan ke klub tersebut pada musim 2021/2022. Pengalaman itu membuat peluang reuni antara Irfan dan Persija kembali mencuat jelang musim baru.

Posisi penjaga gawang juga menjadi perhatian Persija. Nama Muhammad Riyandi dikabarkan ikut masuk radar transfer tim ibu kota. Kontrak Riyandi bersama Persis Solo juga akan habis pada akhir Mei 2026. Situasi tersebut membuat Persija memiliki peluang besar untuk merekrutnya tanpa biaya transfer. Jika Persis Solo turun kasta, kemungkinan Riyandi meninggalkan Kota Bengawan semakin besar demi tetap bermain di kasta tertinggi.

Sementara itu, nama bomber muda Timnas Indonesia, Arkhan Kaka, mencuri perhatian klub Eropa. Penyerang yang mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Piala Dunia U-17 itu dikabarkan masuk radar klub Belgia, FCV Dender. Performanya bersama Persis Solo membuat namanya terus dipantau, termasuk oleh klub milik pengusaha Indonesia, Sihar Sitorus. Kontrak Arkhan Kaka bersama Persis Solo sendiri akan habis pada 30 Juni 2026. Jika transfer tersebut terealisasi, Persis Solo akan mendapat sorotan positif karena berhasil mengorbitkan pemain muda hingga menembus kompetisi Eropa.

Di lini belakang, bek asal Serbia, Dusan Mijic, juga tak luput dari incaran klub besar Indonesia. Pemain yang baru bergabung pada putaran kedua itu langsung menjadi andalan di lini pertahanan Persis Solo. Dalam 16 pertandingan, Dusan Mijic sukses mencetak satu gol dan tampil cukup solid. Kini, bek serbabisa tersebut dikabarkan dipantau Persija Jakarta dan Arema FC. Kontrak Dusan Mijic bersama Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026. Jika tak diperpanjang, kedua klub berpeluang mendapatkan bek berusia 32 tahun itu secara gratis.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar