Negosiasi Hak Siar Piala Dunia 2026 di India Alot, Jutaan Penggemar Terancam Tak Bisa Nonton

- Selasa, 19 Mei 2026 | 17:15 WIB
Negosiasi Hak Siar Piala Dunia 2026 di India Alot, Jutaan Penggemar Terancam Tak Bisa Nonton

Kepastian mengenai penayangan Piala Dunia 2026 di India masih menjadi tanda tanya besar. Hingga beberapa pekan menjelang turnamen bergulir, negara dengan populasi terbesar di dunia itu belum memiliki kesepakatan resmi dengan pemegang hak siar, sehingga memicu kekhawatiran akan ketiadaan akses tontonan bagi puluhan juta penggemar sepak bola di sana.

India memiliki lebih dari satu miliar penduduk dengan sekitar 85 juta di antaranya merupakan penggemar sepak bola. Namun, hingga saat ini belum ada stasiun televisi atau platform digital yang secara resmi mengumumkan akan menyiarkan turnamen empat tahunan tersebut. Situasi ini muncul akibat negosiasi yang alot antara Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan sejumlah pelaku industri penyiaran di India. Perbedaan nilai kontrak hak siar menjadi hambatan utama sehingga pembicaraan berjalan lamban dan belum menghasilkan titik temu.

Menurut laporan yang beredar, perwakilan hak media FIFA bahkan telah datang langsung ke India untuk memecahkan kebuntuan. Mereka berupaya mencari kesepakatan dengan perusahaan penyiaran lokal di tengah tarik ulur nilai ekonomi kontrak. Meskipun olahraga kriket masih mendominasi, antusiasme terhadap sepak bola di India terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Besarnya basis penggemar membuat India dipandang sebagai salah satu pasar potensial untuk Piala Dunia 2026.

Namun, penawaran dari perusahaan media India disebut masih jauh di bawah ekspektasi FIFA. Kondisi itu membuat negosiasi berjalan buntu dan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Sementara itu, FIFA masih membuka pintu pembicaraan, tetapi badan sepak bola dunia itu belum memberikan rincian lebih lanjut terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Masalah terbesar saat ini adalah waktu. Piala Dunia 2026 semakin dekat, sementara proses penyiaran tidak hanya soal penandatanganan kontrak. Infrastruktur distribusi sinyal hingga penjualan slot iklan juga membutuhkan persiapan panjang. Di saat banyak negara sudah menuntaskan urusan hak siar, India justru menjadi salah satu tanda tanya besar dalam peta siaran global Piala Dunia 2026.

Jika situasi ini terus berlarut, jutaan penggemar sepak bola di India berpotensi kesulitan menyaksikan turnamen tersebut secara resmi. Kondisi itu tentu menjadi pukulan besar bagi FIFA. Kehilangan pasar sebesar India bukan sekadar masalah siaran, tetapi juga menyangkut nilai komersial dan jangkauan global Piala Dunia. Kini sorotan tertuju pada langkah FIFA dan perusahaan media India dalam beberapa pekan ke depan. Publik menanti apakah kesepakatan akhirnya tercapai atau justru Piala Dunia 2026 benar-benar absen dari layar negara terpadat di dunia tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar