Persija Siap Jadi Antagonis di El Clasico, Incar Jegal Hattrick Persib demi Buka Jalan Borneo FC

- Selasa, 05 Mei 2026 | 16:30 WIB
Persija Siap Jadi Antagonis di El Clasico, Incar Jegal Hattrick Persib demi Buka Jalan Borneo FC

Persija Jakarta bersiap memainkan peran antagonis dalam perebutan gelar Super League Indonesia musim 2025/2026. Menghadapi rival abadi, Persib Bandung, dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia, Macan Kemayoran berambisi menjegal langkah Maung Bandung yang mengincar hattrick juara sekaligus membuka jalan bagi Borneo FC untuk menyalip di puncak klasemen.

Duel panas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (10/5). Tensi pertandingan diprediksi tinggi karena menyangkut harga diri sekaligus penentuan arah juara di akhir musim.

Persija menjamu Persib dengan kepercayaan diri tinggi usai menaklukkan Persijap Jepara 2-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini. Gol dari Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida menjadi bekal berharga menjelang laga besar tersebut.

Pelatih Mauricio Souza menegaskan timnya telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan Persib. “Untuk laga berikutnya, kami tahu itu akan menjadi pertandingan yang berbeda. Mungkin salah satu derby terbesar di Indonesia,” kata Souza.

Ia menyadari kualitas kedua tim yang sama-sama dihuni pemain bintang, namun tetap optimistis anak asuhnya mampu tampil maksimal. “Kedua tim sama-sama kuat. Kami siap menghadapi siapa pun. Kami sekarang memiliki beberapa hari untuk memulihkan kondisi pemain,” tegasnya.

Souza juga memastikan akan memaksimalkan waktu persiapan untuk meracik taktik terbaik. “Kami akan menyiapkan strategi yang baik untuk pertandingan lawan Persib Bandung. Saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengaku tak sabar merasakan atmosfer El Clasico pertamanya bersama Persija. Ia menilai kemenangan atas Persijap menjadi modal penting. “Saya pikir ini bagus untuk kepercayaan diri untuk menang dan mendapatkan clean sheet. Tentu saja pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar, El Clasico,” ujarnya.

Meski baru bergabung dari Buriram United, Shayne menunjukkan keyakinan tinggi terhadap kekuatan timnya. “Saya pikir kami memiliki tim yang bagus dan kami siap untuk memainkan pertandingan berikutnya dan saya sangat percaya diri kita akan mendapatkan tiga poin,” tegasnya.

Laga ini bukan sekadar duel sarat rivalitas, tetapi juga berpotensi menjadi titik balik perebutan gelar. Saat ini, Persija berada di posisi ketiga dengan 65 poin, terpaut empat angka dari Borneo FC di peringkat kedua dan tujuh poin dari Persib di puncak klasemen.

Dengan hanya tiga laga tersisa, kemenangan atas Persib bisa menjaga asa juara Persija sekaligus mengguncang dominasi Maung Bandung yang mengincar gelar beruntun. Dalam kondisi klasemen saat ini, Persija berada dalam posisi unik: bukan hanya memburu poin, tetapi juga berpotensi menjadi “penentu nasib” bagi rivalnya. Jika mampu mengalahkan Persib, Macan Kemayoran bukan hanya menjaga peluang sendiri, tetapi juga membuka jalan bagi Borneo FC dalam perburuan gelar.

El Clasico kali ini pun dipastikan lebih dari sekadar gengsi, melainkan laga yang bisa mengubah peta persaingan juara di akhir musim.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar