Mohamed Sahah Pamit dari Liverpool, Akhiri Era Gemilang di Anfield

- Rabu, 25 Maret 2026 | 08:30 WIB
Mohamed Sahah Pamit dari Liverpool, Akhiri Era Gemilang di Anfield

Perjalanan panjang bersama tentu penuh kenangan. Dari puncak kejayaan mengangkat trofi-trofi bergengsi, hingga melewati masa-masa sulit, semuanya dilewati bersama. Sang striker tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua rekan setim, staf, dan tentu saja, para suporter.

“Dan kepada para penggemar, saya tidak punya cukup kata. Dukungan yang kalian tunjukkan kepada saya selama masa terbaik dalam karier saya, dan kalian selalu mendukung saya di masa-masa tersulit. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan dan sesuatu yang akan selalu saya bawa.”

Memang, berpisah itu tak pernah mudah. Namun, ikatan yang terbangun rasanya akan tetap abadi. Pesan penutupnya singkat namun sarat makna, mengukir janji bahwa hubungan ini tidak benar-benar putus.

“Perpisahan tidak pernah mudah. ​​Kalian telah memberikan masa-masa terbaik dalam hidupku. Aku akan selalu menjadi bagian dari kalian.”

“Klub ini akan selalu menjadi rumahku, bagiku dan keluargaku. Terima kasih untuk semuanya. Karena kalian semua, aku tidak akan pernah berjalan sendirian.”

Dan dengan itu, tertutup sudah salah satu babak paling gemilang dalam sejarah modern klub. Babak yang ditulis oleh seorang pria dari Mesir, yang namanya kini telah terpahat di dinding legenda Anfield. Selamat jalan, Mo. You'll Never Walk Alone.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar