Televisi pemerintah Iran, IRIB, baru saja mengumumkan sebuah pernyataan yang menegangkan. Garda Revolusi Iran mengklaim telah meluncurkan rentetan rudal ke arah Israel. Menurut mereka, targetnya berada "di jantung wilayah pendudukan" istilah yang biasa digunakan Teheran untuk menyebut negara Zionis itu.
Namun begitu, serangan ini rupanya tak hanya menyasar Israel. Dari pernyataan yang dilaporkan AFP pada Rabu (25/3/2026) itu, pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk juga jadi sasaran. Kuwait, Yordania, dan Bahrain disebut-sebut sebagai lokasi yang dihujani rudal.
Garda Revolusi menyebut serangan mereka menggunakan "sistem rudal berpemandu presisi" dengan bahan bakar cair dan padat, plus drone serbu. Semuanya diluncurkan untuk menghantam aset-aset AS di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Anies Silaturahmi Lebaran ke Cikeas, Temui SBY dan AHY
Gubernur DKI Pramono Anung Minta Penertiban di Belakang Grand Indonesia Tak Boleh Setengah Hati
Dua Pejabat Tinjau Terminal Pulo Gebang Dini Hari, Pantau Dinamika Penumpang
Arus Puncak Masih Padat Meski Libur Lebaran Resmi Berakhir