Di lima lap terakhir, aksinya benar-benar memukau. Veda menyalip satu per satu, bertarung sengit merebut posisi ketiga yang sempat hilang. Di lap penentuan, dia akhirnya berhasil mengamankan tempat itu. Sejarah pun tertulis.
Akun resmi MotoGP di Instagram mengumumkannya dengan bangga: ""First Indonesia Grand Prix Podium"."
"Luar biasa. Saya merasa melakukan pekerjaan yang sangat baik," kata Veda usai balap. "Sebelum red flag sempat susah, tapi akhirnya bisa finis di podium. Ini pencapaian terbesar saya sejauh ini."
Rasa syukur itu juga dia tuangkan di unggahan Instagram pribadinya. "P3 Alhamdulillah, sejarah tercipta di Brasil. Terima kasih banyak untuk tim saya atas kerja keras di akhir pekan ini dan untuk semua orang yang selalu mendukung saya. Lebih banyak lagi yang akan datang, Obrigado Brasil! Selanjutnya, Austin," tulisnya.
Prestasi Veda ini bukan sekadar kemenangan pribadi. Ini adalah pintu yang terbuka lebar bagi pembalap muda Indonesia lainnya. Dan di balik semua sorotan lampu dan gegap gempita podium, ada wejangan sederhana seorang ayah yang ternyata ampuh: santai saja, fokus, dan percaya diri.
Artikel Terkait
Persebaya Incar Ramadhan Sananta dan Victor Dethan untuk Proyek Ambisius Bernardo Tavares
FIFA Tolak Sanksi untuk Israel, Abaikan Putusan dan Kritik ICJ
Veda Ega Ungguli Rival Rookie di Dua Seri Pembuka Moto3 2026
PSM Makassar Dihukum FIFA Larangan Transfer Tiga Bursa Beruntun