Nah, kabar burung soal kepergian Rudiger ini pasti bikin pelatih Alvaro Arbeloa resah. Pasalnya, Arbeloa sangat mengandalkan sosok Rudiger dalam skema bertahan timnya. Bek berusia 31 tahun itu dianggap sebagai pemimpin alami di jantung pertahanan.
Jadi, sementara manajemen terlihat agak santai, Arbeloa justru mendesak agar Rudiger dipertahankan. Kehilangannya, dalam pandangan pelatih, akan menjadi pukulan telak buat soliditas Madrid di belakang.
Namun begitu, Madrid bukan klub yang tak siap. Mereka sudah menyiapkan skenario cadangan, yaitu merekrut bek tengah baru di bursa musim panas nanti. Ini langkah antisipasi jika benar-benar kehilangan Rudiger dan Alaba sekaligus.
Pada akhirnya, semua kembali ke tangan Rudiger. Dia punya pilihan: bertahan di Santiago Bernabeu dengan status yang mungkin tak berubah, atau menerima tantangan baru di Juventus yang menjanjikan peran sentral.
Saga transfer satu ini diprediksi bakal berlarut-larut. Madrid dituntut bijak: menjaga keseimbangan antara meremajakan skuad dan mempertahankan pemain-pemain berpengaruh. Menarik untuk ditunggu akhirnya.
Artikel Terkait
Inter Milan Tersendat di Fiorentina, Keunggulan di Puncak Klasemen Serie A Menyusut
Haji Putra, dari Lintasan Balap hingga Donasi Ratusan Juta untuk Streamer
Blunder Kepa Picu Kekalahan Arsenal dari Manchester City di Final Carabao Cup
Barcelona dan Madrid Menang, Papan Klasemen La Liga Tetap Sengit