Namun begitu, Chelsea memilih untuk tidak panik. Meski tim sedang mengalami empat kekalahan beruntun, kesabaran justru jadi kata kuncinya. Mereka enggan terburu-buru mengambil tindakan drastis.
Klub ini punya keyakinan sendiri. Mereka ingin memberi Rosenior kesempatan menjalani pramusim penuh. Baru di situlah filosofinya bisa benar-benar ditanamkan. Kerja keras di lapangan latihan selama musim panas diharapkan bisa membuat para pemain menyerap sistem dan pendekatan barunya.
Soal target, Chelsea masih teguh. Awal musim, mereka menargetkan bukan menuntut tiket Liga Champions. Target itu belum berubah. Faktanya, peluang untuk finis di lima besar masih terbuka lebar. Belum lagi mereka masih bertahan di Piala FA, yang berarti masih ada hal lain yang bisa diperjuangkan di sisa musim ini.
Jadi, untuk sekarang, kursi Rosenior tampaknya masih aman. Semuanya tergantung bagaimana ia memanfaatkan kesempatan yang diberikan.
Artikel Terkait
Juventus Serius Dekati Rudiger, Kontrak di Madrid Hampir Habis
Veda Ega Pratama Torehkan Sejarah, Podium Perdana Indonesia di MotoGP
Marco Bezzecchi Raih Kemenangan Dominan di MotoGP Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil