Chelsea Tegaskan Dukungan Penuh untuk Liam Rosenior Meski Performa Buruk

- Minggu, 22 Maret 2026 | 20:00 WIB
Chelsea Tegaskan Dukungan Penuh untuk Liam Rosenior Meski Performa Buruk

LONDON Seruan untuk memecat Liam Rosenior bergema, tapi tampaknya suara itu tak didengar oleh ruang dewan Chelsea. Keputusan sudah diambil: mereka akan tetap bertahan dengan pelatih kepala itu.

Performanya memang buruk belakangan ini. Tapi, menurut informasi yang didapat, para petinggi The Blues justru memberikan dukungan penuh pada Rosenior. Mereka tak punya rencana untuk berpisah.

Memang, situasinya tak mudah. Rosenior mengambil alih kursi kepelatihan di tengah musim, setelah Enzo Maresca hengkang bulan Januari lalu. Hubungan Maresca dengan manajemen klub dikatakan retak, sehingga pergantian itu terjadi di luar rencana. Bisa dibilang, timing-nya sangat tidak ideal.

Di sisi lain, orang-orang dalam klub paham betul tantangan yang dihadapi Rosenior. Mengambil alih tim di pertengahan jalan itu berat. Bagaimana mau menerapkan ide taktis baru, sementara skuad ini dibangun dengan visi pelatih sebelumnya? Itu pekerjaan rumah yang besar.

Namun begitu, Chelsea memilih untuk tidak panik. Meski tim sedang mengalami empat kekalahan beruntun, kesabaran justru jadi kata kuncinya. Mereka enggan terburu-buru mengambil tindakan drastis.

Klub ini punya keyakinan sendiri. Mereka ingin memberi Rosenior kesempatan menjalani pramusim penuh. Baru di situlah filosofinya bisa benar-benar ditanamkan. Kerja keras di lapangan latihan selama musim panas diharapkan bisa membuat para pemain menyerap sistem dan pendekatan barunya.

Soal target, Chelsea masih teguh. Awal musim, mereka menargetkan bukan menuntut tiket Liga Champions. Target itu belum berubah. Faktanya, peluang untuk finis di lima besar masih terbuka lebar. Belum lagi mereka masih bertahan di Piala FA, yang berarti masih ada hal lain yang bisa diperjuangkan di sisa musim ini.

Jadi, untuk sekarang, kursi Rosenior tampaknya masih aman. Semuanya tergantung bagaimana ia memanfaatkan kesempatan yang diberikan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar