“Mereka bermain klinis. Lihat saja gol ketiga. Bola lepas, lalu Senny Mayulu langsung menembak ke sudut yang sama. Sangat mematikan,” ucap Rosenior.
Ia mengakui, meski kalah telak, anak asuhnya sudah berjuang. “Saya belum melihat statistik resminya, tapi kami menciptakan banyak peluang. Sayangnya, Paris hampir tak melakukan kesalahan sedikit pun.”
Di akhir pernyataannya, Rosenior menyisipkan apresiasi. “Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar. Mereka tetap di sini, menyaksikan betapa keras para pemain bekerja sampai peluit akhir.”
Namun begitu, terima kasih itu tak bisa mengubah fakta pahit di papan skor. Kekalahan ini membuat agregat kekalahan Chelsea menjadi 2-8, setelah sebelumnya juga tumbang 2-5 di Paris pada leg pertama. Mimpi Champions League musim ini, pupus sudah.
Artikel Terkait
Arteta Puas, Chelsea Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Arbeloa: Kemenangan atas Man City di Etihad Pencapaian yang Sulit dan Melegakan
Marc Marquez Tegaskan Belum Ada Rencana Pensiun, Fokus ke Kompetisi
Real Madrid Singkirkan Manchester City, Empat Tim Pastikan Tiket Perempat Final Liga Champions