Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Ini Ekosistem Putus Rantai Kemiskinan

- Senin, 12 Januari 2026 | 13:18 WIB
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Ini Ekosistem Putus Rantai Kemiskinan

Sebelum meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi, Presiden Prabowo Subianto lebih dulu mendengarkan laporan dari Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Gus Ipul sapaan akrabnya menyampaikan perkembangan program yang digarap Kementerian Sosial itu langsung di hadapan sang presiden.

Menurut Gus Ipul, ide awal program ini datang dari Prabowo sendiri. Intinya, sebagai sebuah upaya konkret untuk memutus siklus kemiskinan yang sudah berlangsung lama.

“Inilah wujud nyata gagasan Presiden, negara hadir membela yang lemah. Sekolah Rakyat adalah sistem rekayasa sosial yang teruji dan terpuji,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, “Karena itulah Sekolah Rakyat memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.”

Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1) lalu.

Nah, sasaran program ini jelas: masyarakat yang masuk kategori miskin hingga miskin ekstrem, terutama dari desil 1 dan 2. Yang menarik, upaya pengentasannya nggak cuma fokus pada anak didiknya saja. Para wali siswa juga ikut diberdayakan, jadi ada efek berantainya.

Gus Ipul menekankan, model Sekolah Rakyat ini berbeda dengan sekolah konvensional. “Sekolah Rakyat tidak dijalankan seperti sekolah biasa, melainkan dibangun sebagai sebuah ekosistem,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Ekosistem perlindungan, ekosistem pemulihan, ekosistem pemberdayaan untuk melahirkan agen perubahan di masa depan.”

Acara peresmian itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi. Hadir mulai dari Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Menteri Luar Negeri Sugiono. Dari sisi keamanan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga turut hadir.

Tak ketinggalan, Menteri PU Dody Hanggodo, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya turut memenuhi undangan, membuat acara tersebut terasa begitu lengkap.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar