Nah, masalahnya sekarang justru lebih kompleks. Tembok besar itu bernama Port FC, klub Thailand yang kini menjadi rumahnya. Setelah performa impresifnya sejak awal 2024, manajemen Port FC langsung bergerak cepat. Mereka mengamankan Asnawi dengan kontrak baru yang berlaku hingga 30 Juni 2029. Lima tahun ke depan.
Jadi, mimpi Bobotoh melihatnya berlari di sayap Persib dalam waktu dekat tampaknya harus sedikit ditunda. Atau, butuh sebuah langkah berani.
“Saya siap gabung asalkan mereka sanggup menebus kontrak saya di Port FC,” tegas Asnawi dalam sebuah sesi live TikTok belum lama ini.
Pernyataan itu jelas. Persib harus berani membayar. Tebus klausul kontraknya, atau bersabar menunggu hingga 2029. Mengingat performanya sedang bagus-bagusnya walau saat ini ia masih dalam masa pemulihan cedera ACL nilai tebusannya pasti tidak main-main. Bisa jadi rekor transfer dalam negeri.
Kini, bola sepenuhnya ada di pengurus Persib. Mau ambil risiko finansial yang besar untuk segera memboyong sang kapten pulang? Atau memilih untuk tetap mengamati dari jauh sambil menunggu momentum yang lebih tepat? Pilihannya tidak mudah. Tapi satu hal yang pasti: hati si pemain sudah lama memilih Biru.
Artikel Terkait
Persis Solo Dihukum Larangan Penonton dan Denda Rp135 Juta Usai Kericuhan Suporter
Alwi Farhan Lolos ke Semifinal Swiss Open 2026, Tantangan Li Shi Feng Menanti
PSSI Datangkan Pakar Sepak Bola Inggris untuk Perkuat Pendidikan Pelatih
Manchester City Dekati Ousmane Dembélé, Pertemuan Rahasia Digelar di Madrid