Andritany Ardhiyasa, sang legenda hidup di bawah mistar, sudah memasuki fase akhir karier. Mereka butuh penerus yang mumpuni. Belum lagi kabar bahwa kiper asing, Carlos Eduardo, kemungkinan tidak dipertahankan. Slot pemain asing itu mungkin dialihkan ke posisi lain yang lebih mendesak.
Jadi, fokusnya adalah membangun fondasi kiper lokal yang kuat untuk mendampingi Cyrus Margono ke depan. Dan nama Ernando Ari muncul sebagai jawaban yang nyaris sempurna. Pengalamannya di level klub dan timnas tidak perlu diragukan lagi.
Soal kualitas, datanya berbicara.
Menurut Transfermarkt, nilai pasarnya sekitar Rp5,21 miliar. Angka itu bukan main-main, menempatkannya sebagai salah satu kiper termahal di Indonesia.
Performa untuk Persebaya sejak 2020 pun impresif. Dari 103 penampilan, ia menjaga gawangnya tetap bersih dalam 33 laga. Total menit bermainnya sudah nyaris menyentuh 9.100. Statistik yang sulit diabaikan.
Tapi Persebaya tentu tak tinggal diam.
Manajemen Green Force pasti sudah menyiapkan strategi. Mereka diprediksi akan segera menawarkan kontrak baru untuk mengamankan aset berharga ini. Kehilangan Ernando secara cuma-cuma jelas pukulan telak.
Kini, bola sepenuhnya ada di kaki atau lebih tepatnya, di tangan Ernando. Beberapa bulan ke depan akan menentukan. Apakah ia memilih untuk tetap setia di kota yang membesarkan namanya, atau menerima tantangan baru di ibu kota? Pilihannya akan jadi salah satu drama transfer terbesar musim ini.
Artikel Terkait
Arsenal Pertimbangkan Pinjaman untuk Myles Lewis-Skelly Setelah Sepi Menit Bermain
Timnas Wanita Korea Utara Walk Out Saat Hadapi China di Piala Asia 2026
Posisi Juni Calafat di Real Madrid Terancam Usai 12 Tahun Berkontribusi
PSM Makassar Tunda Libur, Fokus Evaluasi Performa Jelang Jeda Kompetisi