Malam Sabtu di Stadion Gelora Kie Raha punya cerita sendiri. Bukan cuma soal enam gol yang tercipta, tapi juga tentang drama yang berlarut-larut hingga akhirnya pertandingan pekan ke-25 Super League 2025/2026 ini berakhir dengan skor 3-3. Malut United dan PSM Makassar sama-sama pulang dengan satu poin, tapi perasaan yang dibawa pasti jauh berbeda.
Di sisi lain, laga ini juga menandai babak baru buat PSM. Malam itu, untuk pertama kalinya, sosok legendaris mereka Zulkifli Syukur menjalani debut sebagai direktur teknik. Peran barunya dimulai tepat di tengah tekanan akibat rentetan hasil buruk yang menghantui Pasukan Ramang.
PSM sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Mereka terlihat tenang, menguasai alur permainan, dan mencari celah lewat sisi sayap. Gol pertama malah datang dari situasi yang sama sekali tak terduga.
Menit ke-38, umpan silang ke kotak penalti Malut coba dipotong Yakob Sayuri. Tapi, alih-alih aman, sundulannya malah meluncur deras ke gawang sendiri. Kiper tak berkutik. Gol bunuh diri itu membuat PSM unggul 1-0.
Yakob langsung terpaku. Dia tertunduk lama, menyadari betapa kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal. Menjelang turun minum, Malut nyaris membalas. Yance Sayuri melepaskan tendangan keras dari luar kotak, sayang bolanya masih melambung sedikit di atas mistar. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis tamu.
Tapi segalanya berubah drastis begitu babak kedua dimulai. Malut United datang bagai badai.
Hanya butuh tiga menit, David da Silva sukses menyamakan kedudukan. 1-1. Stadion yang sempat senyap langsung meledak. Momentum sepenuhnya berpindah.
Empat menit berselang, giliran Tyronne del Pino yang mencatatkan namanya. 2-1 untuk tuan rumah. Tekanan mereka belum berhenti. Pada menit ke-67, David da Silva kembali menggoyang jala PSM setelah menerima umpan terobosan Ciro Alves. Skor menjadi 3-1. PSM terlihat limbung.
Namun begitu, tim asal Makassar ini punya nyali. Dua menit setelah kebobolan, Savio Roberto melepas tembakan spektakuler dari jarak jauh. Bola menyambar pojok kanan atas gawang. 3-2. Gol itu seperti suntikan adrenalin, menghidupkan kembali harapan yang nyaris padam.
Artikel Terkait
PSM Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi Malut United 3-3
Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Geser Persija di Papan Atas Super League
Arsenal Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Dihajar Ketat Mansfield 2-1
Malut United vs PSM Makassar Berakhir Imbang 3-3, Gol Kemenangan David da Silva Dibatalkan VAR