Nama Reza Arya Pratama dari PSM Makassar sempat mencuat dalam obrolan. Dia dianggap bisa jadi opsi yang ideal untuk menciptakan persaingan sehat, sekaligus mendongkrak standar performa. Tapi ya itu, wacananya masih sebatas obrolan. Belum ada langkah nyata.
Gosip Transfer dan Bek Kiri Idaman
Sementara itu, di bursa transfer paruh musim, ada cerita lain yang berhembus. Victor Luiz, bek kiri PSM Makassar, konon masuk radar beberapa klub Jawa Timur. Persebaya, Arema FC, sampai Persik Kediri disebut-sebut tertarik.
Bek asal Brasil itu memang lagi bagus. Di 12 penampilannya buat PSM musim ini, ia sudah bikin satu gol dan empat assist. Kontribusi yang lumayan untuk seorang pemain bertahan.
Tapi peluangnya pindah ke Persebaya disebut-sebut kecil banget, mungkin cuma sekitar 10 persen. Artinya, kebutuhan Persebaya dapat bek kiri berpengalaman kayaknya harus ditunda dulu. Minimal sampai jendela transfer berikutnya buka.
Di Persimpangan Jalan
Situasi ini menempatkan Persebaya di posisi yang unik sekaligus rentan. Di satu sisi, mereka masih nempel di papan atas, mimpi juara belum pupus. Namun di sisi lain, performa yang naik-turun bikin jarak dengan pesaing makin susah dikejar.
Pelatih Bernardo Tavares sekarang menghadapi teka-teki klasik. Masalahnya ada di mana? Apakah di kualitas individu pemain, atau justru di sistem yang belum benar-benar jeli?
Karena seringkali, kalau seorang kiper harus kerja terlalu keras melakukan penyelamatan, itu bukan cuma soal kemampuan si kiper. Itu juga jadi cermin bahwa lini pertahanan di depannya belum benar-benar kompak.
Nanti saat peluit dibunyikan di Samarinda, duel antara Nadeo dan Ernando mungkin nggak cuma menentukan siapa yang bawa pulang poin.
Lebih dari itu, laga ini bisa jadi cermin untuk melihat arah perjalanan musim Persebaya Surabaya ke depannya.
Artikel Terkait
Dejan Antonic Dipecat, Tomas Trucha di PSM Berada di Ambang Kejatuhan
Gerrard dan Carragher Desak Slot Jadikan Ngumoha Starter Gantikan Gakpo
Persipal Palu Dikabarkan Akan Dijual dan Berpotensi Pindah ke Jawa
Rumor Kepulangan Asnawi ke Liga 1: Persib dan Persija Berebut, Hubungan dengan Yuriska Jadi Faktor?