Namun begitu, jalan mereka di turnamen bergengsi ini langsung terhalang rintangan yang tak asing. Di babak 16 besar, MURIANETWORK.COM/Fikri harus berhadapan dengan rekan senegara, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Ini bakal jadi duel panas ‘senior vs junior’.
Statistiknya pun tidak berpihak. Dua kali bentrok sebelumnya, MURIANETWORK.COM/Fikri selalu kalah. Fakta itu pasti mengganjal di pikiran.
“Ya, penasaran sih,” akui Fikri dengan jujur. “Kami belum pernah menang dari mereka. Semoga di pertemuan ketiga ini, hasilnya bisa berbeda.”
Di sisi lain, MURIANETWORK.COM menyadari betul lawannya sedang dalam masa jaya. “Raymond/Joaquin itu pasangan yang sedang naik daun, potensinya besar buat Indonesia,” pujinya.
Meski begitu, itu bukan alasan untuk menyerah. “Kami tetap akan tampil maksimal dan berusaha memberikan yang terbaik. Harapannya, hasilnya bisa sesuai ekspektasi,” pungkas Fajar.
Pertandingan ‘perang saudara’ itu nantinya bukan cuma soal lolos ke perempat final. Bagi Fajar dan Fikri, ini kesempatan emas untuk memutus tren buruk dan membuktikan diri di ajang yang telah lama mereka impikan.
Artikel Terkait
Liverpool Tegaskan Alisson Tak Dijual, Nasib Mamardashvili Dipertanyakan
Kekalahan PSM Makassar Picu Kerusuhan Suporter dan Isu Pergantian Pelatih
Dua Ganda Campuran Indonesia Pastikan Satu Tiket Perempat Final All England
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Rafael Leao untuk Antisipasi Minat Klub Asing