Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan

- Selasa, 03 Maret 2026 | 15:30 WIB
Tekanan Suporter Membesar, Masa Depan Pelatih PSM Makassar Dipertanyakan

Sentimen serupa dilontarkan @agungalifrusadi, "Selama pelatihnya masih ini, tidak bakalan bisa menang PSM."

Tekanan untuk evaluasi juga menguat. Sebagian suporter merasa manajemen harus bertindak cepat sebelum posisi klub makin anjlok di papan klasemen.

"Sudah lama tidak pernah lagi menang. Kayak tidak pernah evaluasi. Menurut keyakinan saya, tidak ada lagi pihak berwenang yang merasa bertanggung jawab atas kondisi tim saat ini," kritik @tauhidpribadi dengan nada kecewa.

Tanggapan Manajemen Masih Ditunggu

Hingga saat ini, pihak manajemen PSM Makassar masih bungkam. Belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan menanggapi tuntutan pemecatan itu. Tapi situasinya tidak sederhana. Tekanan publik yang masif seperti ini biasanya jadi pertimbangan serius bagi pemilik klub. Apalagi bagi PSM, suporter adalah nyawa yang menghidupkan klub kebanggaan Sulsel ini.

Ini jelas ujian berat buat Tomas Trucha. Waktunya hampir habis. Jika tidak ada perubahan drastis di laga-laga mendatang, bukan mustahil surat pemutusan kontrak akan lebih cepat sampai di mejanya.

Lalu, Apa Langkah Selanjutnya?

PSM bukan klub sembarangan. Sebagai klub tertua di Indonesia, sejarahnya panjang dan penuh prestasi. Standar yang ditinggalkan pelatih-pelatih sebelumnya membuat posisi Trucha selalu diawasi ketat, setiap saat.

Sekarang, bola ada di pengurus klub. Pilihannya sulit: tetap bertahan dengan situasi sekarang untuk stabilitas, atau mengambil risiko dengan perombakan demi menyelamatkan sisa musim. Keputusan apapun yang diambil, konsekuensinya besar. (")

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar