Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh tiba-tiba jadi sasaran. Dua drone, menurut laporan awal, menghantam kompleks itu dan memicu kobaran api. Pemerintah Arab Saudi langsung angkat bicara, dengan keras mengutuk serangan yang mereka sebut "pengecut" itu.
Lewat Kementerian Luar Negeri, Saudi menyampaikan kecaman terkuatnya. Mereka mengecam serangan keji yang menargetkan kedubes AS, menyebut tindakan Iran sama sekali tak beralasan. Suasana di ibu kota Saudi itu sempat mencekam.
Untungnya, kerusakannya tak parah. Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi menjelaskan, kebakaran yang terjadi terbatas dan hanya menyebabkan kerusakan material ringan pada bangunan. Meski begitu, serangan ini jelas memperkeruh situasi.
Artikel Terkait
Pernyataan Alumni LPDP Soal Kewarganegaraan Anak Picu Debat Kontrak Sosial
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan dengan Mantan Presiden dan Tokoh Senior Bahas Kondisi Terkini
Prancis Perkuat Arsenal Nuklir, Tambah Jumlah Hulu Ledak
Candil Berubah Jadi Dukun dalam Film Horor Komedi Setannya Cuan