Orang Tua Siswa dan DPRD Apresiasi Pendidikan Humanis di SPN Polda Sulteng

- Selasa, 28 April 2026 | 11:30 WIB
Orang Tua Siswa dan DPRD Apresiasi Pendidikan Humanis di SPN Polda Sulteng

Orang tua siswa dan pimpinan DPRD Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, memberikan apresiasi terhadap sistem pendidikan di SPN Polda Sulteng. Kepala sekolahnya, Kombes Seminar Sebayang, dinilai mampu menjaga integritas dan memberikan layanan pendidikan yang baik. Warga menyebutnya demikian.

Apresiasi ini datang dari orang tua Muhammad Raihan, seorang siswa bintara Polri asal Parigi Moutung. Mereka mengaku pola pendidikan yang diterima anaknya sangat memuaskan.

"Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SPN Polda Sulawesi Tengah," ujar orang tua siswa tersebut, Selasa (28/4/2026).

"Kami merasakan, mendengar, dan melihat baik melalui media sosial maupun kunjungan langsung bahwa proses pembelajaran di SPN humanis. Sesuai standar profesional kurikulum lembaga pendidikan Polri menuju reformasi," imbuhnya.

Menurutnya, anaknya merasa nyaman dengan sistem pembelajaran di sana. Apalagi, kata dia, ada penekanan pada soal keimanan dan moral.

"Ditambah cerita anak kami, makin kuat keyakinan kami. Pembelajaran di SPN tidak hanya soal fisik dan keahlian teknis, tapi juga sangat menitikberatkan pada iman dan takwa sebagai pilar utama mental dan moral siswa," jelasnya.

Orang tua siswa itu juga memuji kesungguhan SPN dalam mencetak calon anggota Polri. Harapannya, anaknya kelak jadi polisi yang bermartabat dan bertanggung jawab.

"Sistem ini menunjukkan kesungguhan institusi menciptakan Polri yang tidak hanya berani dan tangguh secara fisik, tapi juga bermartabat, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia dalam mengabdi pada masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, mereka mengapresiasi integritas yang ditanamkan Kombes Seminar Sebayang. Apalagi, Kombes Seminar baru saja menerima penghargaan Hoegeng Awards 2025.

"Kami makin yakin, makin tenang. Pendidikan anak kami ada di tangan yang profesional dan berkomitmen tinggi terhadap kualitas dan integritas Polri," katanya.

Anggota Dewan Ikut Bicara

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol, Karmin O. Y. Kaimo, juga angkat bicara. Ia menilai SPN Polda Sulteng menerapkan pendidikan humanis tanpa pungutan liar.

"Saya mengapresiasi pola pendidikan dan pengasuhan yang diterapkan Kepala SPN, Kombes Pol Seminar Sebayang. Mendidik bintara Polri secara profesional, humanis, tanpa kekerasan, tanpa pungli, tanpa kata-kata rasis dan kasar," kata Karmin.

"Tapi mendidik dengan membangun kedewasaan dan kesadaran siswa. Dimulai dari penguatan iman dan ibadah, lalu keteladanan para pengasuh dan pendidik yang berintegritas," jelasnya.

Karmin yakin SPN Polda Sulteng bisa melahirkan anggota Polri yang bermoral dan profesional.

"Kami yakin pola pendidikan seperti ini akan melahirkan Polri yang bermoral, profesional, dan berintegritas dalam melindungi serta mengayomi masyarakat," pungkasnya.

Kompolnas Turun Tangan

Komisioner Kompolnas, Gufron Mabruri, juga sempat meninjau langsung pendidikan di SPN Polda Sulteng. Ia menyebut pendidikan di sana mengedepankan integritas.

"Minggu lalu saya sempat berkunjung dan ngobrol dengan Pak Seminar Sebayang. Sekalian ngecek sarpras pendidikan di SPN Sulteng," ujar Gufron kepada wartawan.

Gufron juga mengungkapkan bahwa banyak pihak memberikan apresiasi. Mulai dari orang tua siswa hingga anggota dewan setempat.

"Ka SPN Polda Sulteng, Kombes Seminar Sebayang, penerima HA 2025, mendapat apresiasi dari peserta didik karena menerapkan zona integritas dan bebas korupsi di lingkungan SPN," katanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar