Andrejic Aleksa berhasil memperkecil ketertinggalan lewat titik penalti.
Tak lama berselang, giliran Pablo Ganet yang menyamakan kedudukan. Babak pertama yang penuh tensi tinggi itu ditutup dengan skor 2-2. Pertandingan berubah total, bukan lagi soal teknik, tapi lebih pada adu mental dan ketahanan.
PSM jelas kecewa. Memimpin dua gol lalu dilepas begitu saja adalah pelajaran mahal. Dominasi tanpa konsistensi memang sering berujung petaka. Di sisi lain, Persita membuktikan karakter tangguh mereka. Tertinggal bukanlah akhir dari segalanya.
Babak kedua menjadi ajang pembuktian. Bisakah PSM merebut kembali kendali? Atau justru Persita yang akan menyelesaikan drama kebangkitan mereka? Di Parepare, malam masih panjang dan cerita belum usai.
Susunan Pemain:
PSM Makassar (4-3-3):
Reza Arya Pratama; Yuran Fernandes, Dusan Lagator, Aloisio Neto Soares, Mufli Hidayat; Sheriddin Boboev, Ananda Raehan, Daisuke Sakai; Victor Dethan, Rizky Eka Pratama, Alex Tanque.
Pelatih: Tomas Trucha.
Persita Tangerang (4-3-3):
Igor Rodrigues; Zalnando, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, Mario Jardel; Ramon Bueno, Pablo Ganet, M. Zulfan Mukti; Rayco Rodriguez, Andrejic Aleksa, Ahmad Nur Hardianto.
Pelatih: Carlos Gonzales Pena.
Artikel Terkait
PSS Sleman Kokoh di Puncak, PSIS Semarang Terancam Degradasi
PSM Makassar Hadapi Persita dalam Laga Penuh Tekanan di Stadion Gelora BJ Habibie
Tavares Hadapi Ujian Berat Lawan Persib di Tengah Jadwal Padat Persebaya
Kontingen Indonesia Siap Bertarung di All England 2026