PSM Makassar Hadapi Persita dalam Laga Penuh Tekanan di Stadion Gelora BJ Habibie

- Senin, 02 Maret 2026 | 20:00 WIB
PSM Makassar Hadapi Persita dalam Laga Penuh Tekanan di Stadion Gelora BJ Habibie

Udara Parepare Senin malam itu terasa berbeda. Tanggal 2 Maret 2026, Stadion Gelora BJ Habibie bersiap menjadi saksi sebuah duel yang sarat tekanan. PSM Makassar, sang tuan rumah, akan berjumpa dengan Persita Tangerang di pekan ke-24 Super League. Keduanya baru saja merasakan pahitnya kekalahan, dan itu membuat laga ini jauh lebih dari sekadar perebutan tiga angka.

Bagi PSM, ini soal harga diri. Kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya sebelumnya membuat posisi mereka mentok di peringkat 13 dengan 23 poin. Zona merah masih terasa dekat, mengintai. Persita pun tak lebih baik. Dua kekalahan beruntun dari Persib dan Dewa United melorotkan mereka ke posisi ketujuh dengan 35 poin. Padahal, mereka sempat nyaman di papan atas.

Pelatih PSM, Tomas Trucha, tampaknya memilih jalan stabilitas. Di tengah badai inkonsistensi dan absennya beberapa pemain, ia tak banyak mengutak-atik formasi andalan 4-2-3-1. Nama-nama seperti Daisuke Sakai dan Victor Dethan kembali diturunkan sejak menit awal. Kepercayaan juga diberikan penuh kepada Alex Tank, striker asal Brasil yang sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan, untuk memimpin lini serang.

Namun begitu, sorotan malam ini mungkin akan terbagi. Bukan cuma pada Tank, tapi juga pada energi muda Victor Dethan. Gelandang itu belakangan mulai menemukan ritmenya, sentuhannya memberi warna baru pada permainan Juku Eja. Ia bukan sekadar pelengkap.

Di sisi lain, Carlos Gonzales Pena membawa Persita dengan tekad membara. Ia bilang, statistik tak lagi berarti begitu peluit berbunyi. "Kami berlatih dengan baik. Respons pemain positif," katanya. Tapi ujiannya berat. Tiga pemain asing Matheus Alves, Eber Bessa, dan Bae Sin-yeong harus absen. Dua karena akumulasi kartu, satu lagi cedera. Pena terpaksa meramu ulang strategi.

Dan dari bangku cadangan Persita, satu nama memantik rasa penasaran: Hokky Caraka. Penyerang muda yang jadi buah bibir itu mungkin belum starter, tapi kehadirannya seolah mengubah narasi laga. Ini jadi seperti pertarungan dua generasi Victor Dethan melawan Hokky Caraka. Dua wonderkid, dua harapan masa depan yang sama-sama menunggu momennya.

Pena sendiri mengaku sejak awal musim sudah memprediksi PSM akan berada di enam besar.

"Mereka punya skuat dan pengalaman," ujarnya.

Tapi kenyataan berkata lain. Musim berjalan tak selalu sesuai rencana. Kini, di Parepare, kedua tim sama-sama berusaha mencari pijakan agar tidak terpeleset lebih jauh.

Laga ini diprediksi bakal ketat. PSM tak boleh lagi kehilangan poin di kandang sendiri. Persita pun punya misi jelas: menghentikan tren negatif dua kekalahan beruntun. Malam di Parepare akan menentukan siapa yang lebih siap menghadapi tekanan, dan siapa yang akhirnya pulang dengan tangan hampa.

Berikut susunan pemain yang turun ke lapangan:

PSM Makassar: M. Reza Arya Pratama; Aloisio Soares Neto, Yuran Fernandes Rocha Lopes (C), Dusan Lagator, Muh. Mufli Hidayat; Daisuke Sakai, Ananda Raehaan Alief; Victor Jonson Benjamin Dethan, Muh. Rizky Eka Pratama, Sheriddin Boboev; Alex De Aguiar Gomes.
Cadangan: Hilman Syah, Resky Fandi, Ricky Pratama, Rasyid Bakri, Gala Pagamo, Kaka Amrullah, Muh. Dzaki Asraf, Achmat Fahrul, Akbar Tanjung, Abdul Rahman, Jacques Medina, Luka Cumic.
Pelatih: Tomas Trucha.

Persita Tangerang: Igor Carreira Rodrigues; Mario Jardel, Tamirlan Kozubaev, Javlon Guseynov (C), Zalnando; Ramon Bueno Gozalbo, Pablo Ganet Comitree; Rayco Rodriguez Medina, M. Zulfan Djiaulhaq Mukti, A. Nur Hardianto; Andrejic Aleksa.
Cadangan: Rafi Pamungkas, Kurniawan Kartika Ajie, Muhammad Toha, Charisma Fathoni, Ahmad Fahd Alchoir, Andriano Saputra, Dejan Racic, Aep Nursofyan, Hokky Caraka, Esal Sahrul Muhrom.
Pelatih: Carlos Gonzales Pena.

Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pukul 21.30 Wita dan bisa disaksikan melalui layanan live streaming resmi liga di platform pemegang hak siar. Intinya, ini bukan cuma pertandingan biasa. Di Parepare malam ini, yang dipertaruhkan adalah kebangkitan, keyakinan yang diuji, dan secercah cahaya dari masa depan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar