Dari Sirkuit Buriram yang terik, kabar baik datang untuk balap motor Indonesia. Mario Aji, sang pembalap muda, berhasil melaju ke babak kualifikasi utama (Q2) kelas Moto2 Grand Prix Thailand 2026. Pencapaian ini jadi penanda: ia tak mau ketinggalan dari rekan senegaranya, Veda Ega Pratama, yang juga sukses menembus Q2 di kelas Moto3.
Menariknya, keduanya sama-sama membela Honda Team Asia. Meski lintasannya berbeda, prestasi mereka di akhir pekan ini seperti sinyal terang bagi masa depan pembalap Indonesia di dunia internasional.
Mario tampil solid sejak sesi latihan resmi di Buriram, Jumat lalu. Ritmenya terjaga, konsisten, dan itu membuatnya masuk dalam daftar pembalap yang perlu diwaspadai. Di usia 21 tahun, ia berhasil merangsek ke lima besar klasemen practice dengan catatan waktu terbaik 1 menit 34.736 detik. Waktu itulah yang membukakan pintu langsung menuju Q2.
Namun begitu, pesta belum usai. Persaingan di papan atas terbilang sengit. Posisi tercepat practice justru diambil oleh Manuel Gonzalez dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, yang mencatat waktu 1 menit 34.501 detik. Di belakangnya, ada Alex Escrig dan Izan Guevara yang mengisi posisi dua dan tiga.
Artinya, Mario Aji tak punya ruang untuk berpuas diri. Tantangan sesungguhnya baru akan datang hari ini, Sabtu, saat sesi kualifikasi penentuan grid digelar. Ia harus mengulang bahkan meningkatkan performanya jika ingin start dari posisi terdepan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Catat Waktu Tercepat Kedua di Sektor Pertama FP2 Moto3 Thailand
Final Liga Champions 2026 Bisa Jadi Ajang El Clasico Setelah Undian Babak Gugur
Maarten Paes Tegaskan Komitmen untuk Ajax Usai Debut Impresif
Komunitas Bold Riders Indonesia Perkuat Dukungan untuk Alex Marquez di MotoGP 2026