Minat terhadap jasa Klopp ternyata tidak hanya berasal dari level klub. Kosicke juga mengungkapkan bahwa ada tawaran menarik dari federasi sepak bola negara-negara besar sebelum kliennya memutuskan bergabung dengan Red Bull.
“Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih AS atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum berada di sana,” lanjutnya.
Meski demikian, Kosicke menegaskan bahwa Klopp saat ini sangat menikmati jeda dari dunia kepelatihan. “Mungkin suatu saat nanti ia akan mengatakan bahwa ia perlu mencium aroma ruang ganti lagi. Namun saat ini ia sangat, sangat bahagia dengan perannya,” tambahnya.
Pintu ke Liverpool Masih Terbuka?
Meski menikmati masa istirahatnya, Klopp tidak menutup kemungkinan untuk suatu hari nanti kembali ke Anfield. Dalam sebuah podcast, ia memberikan secercah harapan bagi para pendukung setianya, meski dengan catatan yang sangat hati-hati.
“Saya mengatakan saya tidak akan pernah melatih tim lain, tim yang berbeda, di Inggris. Jadi itu berarti jika kemudian itu Liverpool… ya. Secara teoritis itu mungkin,” ujar Klopp di podcast The Diary of a CEO.
“Saya berusia 58 tahun, itu berarti saya bisa membuat keputusan dalam beberapa tahun, saya tidak tahu. Apakah saya harus membuat keputusan hari ini? Kalau begitu, saya tidak akan melatih lagi,” tegasnya. “Tapi syukurlah, saya tidak perlu melakukan itu. Saya hanya bisa melihat apa yang akan terjadi di masa depan,” tandasnya.
Artikel Terkait
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya