JAKARTA – Suasana di markas Laskar Mahesa Jenar mendadak berubah. Bukan kabar gembira yang datang, melainkan pengumuman yang terpaksa disampaikan. Manajemen PSIS Semarang, dalam sebuah langkah berani, memutuskan untuk mengubah haluan total untuk musim Championship 2025/2026 ini. Impian juara? Harus ditangguhkan dulu.
Targetnya kini jauh lebih sederhana, tapi justru lebih berat: bertahan. Ya, sekadar bertahan dari ancaman degradasi. Itulah misi utama yang harus diemban, sebuah target yang terasa pahit untuk klub sebesar PSIS.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, manajemen klub tak berusaha menutupi keadaan. Mereka mengaku sedang berada di situasi yang serba sulit. Wafa Amri, Sekretaris Tim, dengan gamblang menjelaskan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi menatap puncak klasemen.
“Kami datang dengan kondisi tim kurang kondusif dan punya misi untuk mengangkat performa tim ini,” ujar Wafa.
Ia melanjutkan, “Ini bukan tugas mudah, apalagi murah.”
Artikel Terkait
Thom Haye: Persib Siap Bertempur Mati-matian untuk Pertahankan Puncak Klasemen di Padang
Tiga Striker Brasil Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Pencetak Gol Super League
Mohamed Salah Diprediksi Tinggalkan Liverpool, Liga Pro Saudi Jadi Tujuan Utama
Rakitić: Kesuksesan Real Madrid di Liga Champions Bukanlah Kebetulan