“Dan offside, saat ini, diperiksa secara teknologi. Itu objektif dan tidak terbuka untuk interpretasi,” tegasnya.
Komentarnya ini muncul di tengah gelombang protes resmi dari Barcelona. Klub Catalan itu telah mengajukan keluhan ke RFEF dan komite wasit. Intinya, mereka merasa ada ketidakkonsistenan dalam penggunaan teknologi dan kurangnya standar yang seragam untuk keputusan-keputusan krusial. Bukan cuma soal gol yang dianulir, tapi beberapa insiden lain yang dianggap merugikan mereka.
Namun begitu, Alemany tetap pada pendiriannya. Offside ya offside. Titik.
“Jika itu offside, tidak ada yang namanya sedikit offside. Itu offside atau bukan. Hal yang sama terjadi pada kami Minggu lalu (melawan Betis, dengan gol Antoine Griezmann), ketika kami juga dinyatakan offside dengan selisih yang sangat kecil,” jelasnya.
Argumennya sederhana: aturan sudah jelas. “Jika jaraknya dekat, itu offside. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan,” tandasnya.
Pertandingan yang seharusnya dibahas kualitas permainannya, kini justru tenggelam dalam debat teknis. Dan lewat pernyataan Alemany, suasana jadi semakin panas.
Artikel Terkait
Leclerc Soroti Kekurangan Power Unit Ferrari Usai Podium Ketiga di Jepang
PSS Sleman di Puncak Pegadaian Championship, Tekanan Meningkat Jelang Akhir Musim
PSIS Semarang Hadapi Barito Putera dalam Duel Penuh Tekanan di Liga 2
Bursa Transfer Super League: Pemain Brasil Kembali Jadi Primadona