Lalu, petualangan berlanjut ke Eropa. Tepatnya ke klub Norwegia, Start, di mana ia bertahan selama tiga tahun. Setelah itu, rasanya ia ingin mencoba suasana baru: Mesir dan Arab Saudi menjadi tujuan berikutnya, sebelum akhirnya kembali ke MLS dan kini mendarat di Indonesia.
Pengalaman lintas benua dan budaya inilah yang diharapkan bisa menjadi pembeda untuk lini belakang Dewa United.
Di sisi lain, kedatangannya jelas adalah pesan untuk PSM Makassar. Pasukan Ramang punya serangan yang gesit dan mematikan, terutama lewat sayap. Tapi dengan Lowe yang punya kombinasi tinggi, pengalaman, dan insting bertahan yang tajam, Dewa United berharap bisa membangun tembok yang sulit ditembus.
Strategi mereka di bursa transfer memang terlihat serius. Sebelum Lowe, nama-nama seperti Ivar Jenner, Noah Sadaoui, dan Vinicius Duarte sudah lebih dulu bergabung. Semua gerakan ini terencana, bukan asal comot.
Lowe sendiri tampak antusias menyambut babak baru ini.
Sekarang, semua mata tertuju padanya. Mampukah bek yang pernah berjibaku melawan para megabintang itu meredam gempuran lini depan PSM?
Jawabannya, tentu saja, hanya akan kita dapatkan di lapangan hijau.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Jatuh, Posisi Klasemen Moto3 Anjlok Usai GP Amerika
ASICS Luncurkan Sepatu Khusus Padel di Indonesia, Respons Lonjakan Popularitas Olahraga Ini
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series Malam Ini
Guido Pini Raih Kemenangan Perdana Moto3 di COTA, Veda Ega Gagal Finis