KemenHAM DKI Pantau Kondisi Korban Penyiksaan Kimia, KPK Temukan Wanprestasi Lelang

- Senin, 30 Maret 2026 | 07:15 WIB
KemenHAM DKI Pantau Kondisi Korban Penyiksaan Kimia, KPK Temukan Wanprestasi Lelang

Sepanjang Minggu kemarin, sejumlah peristiwa terkait hukum menyita perhatian. Mulai dari pemantauan terhadap korban penyiraman zat kimia, hingga situasi arus balik mudik yang masih jadi sorotan. Berikut rangkuman beritanya.

Di RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM), kondisi Andrie Yunus, aktivis KontraS yang menjadi korban penyiraman zat kimia, terus dipantau. Kali ini, pemantauan datang langsung dari Kementerian HAM DKI Jakarta.

Mikael Azedo Harwito, Kepala Kantor Wilayah KemenHAM DKI, menjelaskan bahwa pemantauan ini penting untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal. Terutama untuk mata kanan korban, yang disebutnya mengalami dampak paling serius.

Di sisi lain, KPK mengumumkan ada dua lot barang rampasan berupa telepon seluler yang statusnya wanprestasi. Artinya, pemenang lelang periode Maret 2026 itu tak kunjung melunasi pembayarannya.

“Terdapat dua wanprestasi untuk dua lot barang berupa telepon genggam dengan total nilai Rp62,8 juta,” ujar Mungki Hadipraktikto, Direktur Pelacakan Aset KPK, kepada awak media di Jakarta, Sabtu.

Sementara itu, di gedung parlemen, Komisi III DPR RI bersiap menggelar rapat. Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) itu akan menyoroti kasus Amsal Sitepu, videografer yang dituduh korupsi mark up anggaran proyek video di Karo, Sumut.

Menurut Ketua Komisi III Habiburokhman, banyak desakan masyarakat yang menganggap kasus ini diwarnai ketidakadilan. RDPU dijadwalkan digelar Senin pagi, 30 Maret.

Tak kalah penting, Ombudsman RI Perwakilan Kepri kini memperketat pengawasan. Langkah ini diambil menyusul laporan dugaan pungutan liar dan intimidasi terhadap wisatawan asing di Pelabuhan Batam Center.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, menegaskan peristiwa ini harus jadi alarm. Pengawasan akan ditingkatkan, khususnya di pintu-pintu perlintasan internasional yang menjadi wajah Indonesia di mata dunia.

Terakhir, situasi di jalan raya. Puncak arus balik gelombang dua pada Sabtu (28/3) memang membuat sejumlah jalur arteri cukup padat. Namun begitu, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut kepadatan itu masih bisa dikelola dengan baik oleh jajarannya. Lalu lintas tetap berjalan, meski perlahan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar