Sepanjang Minggu kemarin, sejumlah peristiwa terkait hukum menyita perhatian. Mulai dari pemantauan terhadap korban penyiraman zat kimia, hingga situasi arus balik mudik yang masih jadi sorotan. Berikut rangkuman beritanya.
Di RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM), kondisi Andrie Yunus, aktivis KontraS yang menjadi korban penyiraman zat kimia, terus dipantau. Kali ini, pemantauan datang langsung dari Kementerian HAM DKI Jakarta.
Mikael Azedo Harwito, Kepala Kantor Wilayah KemenHAM DKI, menjelaskan bahwa pemantauan ini penting untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal. Terutama untuk mata kanan korban, yang disebutnya mengalami dampak paling serius.
Di sisi lain, KPK mengumumkan ada dua lot barang rampasan berupa telepon seluler yang statusnya wanprestasi. Artinya, pemenang lelang periode Maret 2026 itu tak kunjung melunasi pembayarannya.
“Terdapat dua wanprestasi untuk dua lot barang berupa telepon genggam dengan total nilai Rp62,8 juta,” ujar Mungki Hadipraktikto, Direktur Pelacakan Aset KPK, kepada awak media di Jakarta, Sabtu.
Artikel Terkait
Ganjil-Genap Kembali Berlaku di Jakarta Usai Libur Lebaran
Arus Balik Liburan Picu Kemacetan Parah di Sejumlah Ruas Tol Jakarta
Iran Sebut Serangan AS-Israel Sebabkan Pemadaman Listrik Besar di Teheran
Nasib Ribuan PPPK Terancam Imbas Kebijakan Efisiensi Anggaran