PSM Makassar Hadapi Ujian Krusial Lawan Dewa United di GBH

- Kamis, 12 Februari 2026 | 13:00 WIB
PSM Makassar Hadapi Ujian Krusial Lawan Dewa United di GBH
Laga Krusial PSM di GBH

MAKASSAR – Pekan ke-21 Super League bakal jadi ujian serius buat Pasukan Ramang. Sabtu (14/2/2026) nanti, mereka harus menjamu Dewa United di kandang sendiri, Stadion Gelora BJ Habibie. Bukan lawan sembarangan.

Atas dasar itulah, suporter punya pesan khusus buat Tomas Trucha. Ada kegelisahan, tapi harapan besar juga tak bisa disembunyikan.

Secara statistik, duel ini selalu sengit. Dari tujuh pertemuan, catatannya nyaris berimbang: PSM menang tiga kali, imbang dua, dan kalah dua. Dewa United memang dikenal bandel buat Juku Eja. Laga ini jelas lebih dari sekadar pertandingan biasa.

Buat PSM, tiga poin adalah harga mati. Menang, mereka bisa melonjak ke peringkat 10 klasemen dengan 26 poin, menyalip Dewa United, Persik Kediri, dan Bhayangkara FC. Tapi kalau gagal? Posisi mereka di urutan 13 terancam digusur Madura United atau PSBS Biak. Tekanannya nyata.

Melalui Red Gank, suporter mengingatkan agar tim tak sekali-kali meremehkan lawan. Menteri Luar Negeri kelompok itu, Muhammad Alfajri, menegaskan semangat kedaerahan harus jadi penggerak utama di lapangan.

"PSM tidak boleh main seadanya, mereka harus berjuang habis-habisan. Bagi kami, siri’ na pacce harus tetap dipegang teguh oleh semua pemain, siapa pun itu. Jangan sampai kalah lagi hanya karena kesalahan sendiri," tegas Alfajri, Rabu (11/2/2026).

Alfajri menambahkan, posisi PSM saat ini masih jauh dari kata aman. Ia minta semua elemen tim sadar betul agar tak terjerembab ke zona merah.

"Kami sangat berharap semua pihak di PSM Makassar menyadari betul posisi kita saat ini. Masih sangat rawan dan belum aman dari ancaman degradasi. Akan lebih baik jika semuanya diantisipasi, dibandingkan menyesal kemudian hari," tuturnya.

Meski jalan ke papan atas terlihat terjal, ia masih punya secercah optimisme. Waktu yang tersisa, katanya, masih bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki keadaan.

"Kami sih berharap PSM bisa bertahan dan berada di tempat yang seharusnya. Ini klub besar yang punya sejarah panjang, dan mudah-mudahan target di akhir musim terwujud. Kita masih punya waktu dan itu harus dimaksimalkan," harapnya.

Dewa yang Sudah Berubah

Dukungan juga datang dari anggota KVU, Sulyadi Abbas. Ia pastikan dukungan suporter tak akan pernah surut demi poin penuh.

"Apa pun kondisinya, sebagai suporter PSM, tentu kami selalu ingin klub kebanggaan kita ini meraih kemenangan. Soal dukungan jangan khawatir, sebab kami selalu mendukung saat PSM bermain," ujarnya.

Tapi Sulyadi kasih catatan penting. Perkembangan Dewa United patut diwaspadai. Kalau di putaran pertama mereka ada di bawah PSM, sekarang situasinya berbalik. Lawan itu tampil lebih impresif dan posisinya lebih baik.

"Jangan anggap remeh Dewa. Waktu kita menang di kandang mereka pada pertemuan pertama, Dewa posisinya jauh di bawah kita. Sekarang mereka di atas PSM, mereka sudah menyalip. Jadi harus tetap dihadapi dengan maksimal," tutup Sulyadi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar