MURIANETWORK.COM - Final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, berakhir dengan ketegangan maksimal setelah pertandingan sengit antara Timnas Futsal Indonesia dan Iran. Laga yang berlangsung pada hari Minggu (9/6/2024) itu harus berlanjut ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 5-5 hingga akhir perpanjangan waktu kedua. Final ini bukan hanya ujian teknik, tetapi juga pertarungan mental dan daya tahan fisik yang menguras emoni ribuan penonton di tribun.
Drama Awal yang Tak Terduga
Iran, sang juara bertahan, langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak gol cepat di menit ketiga melalui Hossein Tayebibidgoli. Suasana di Indonesia Arena sempat meredup, namun hanya untuk sesaat. Timnas Futsal Indonesia membalas dengan tiga gol beruntun yang mengubah totalitas pertandingan. Reza Gunawan menyamakan kedudukan di menit ketujuh, sebelum Israr Megantara mencetak brace dalam tempo dua menit untuk membawa Garuda unggul 3-1.
Tekanan Iran tidak surut. Mereka sempat mencetak gol yang dianulir VAR dan gagal memanfaatkan peluang penalti berkat penyelamatan brilian kiper Ahmad Habiebie. Namun, tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah di menit ke-18 melalui Mahdi Karimi, mengakhiri babak pertama dengan skor 3-2 untuk keunggulan Indonesia.
Babak Kedua dan Perjuangan Tanpa Henti
Memasuki babak kedua, Iran kembali menyamakan kedudukan dengan skema serangan cepat. Momentum sempat terasa akan sepenuhnya beralih, tetapi respons Indonesia justru datang lebih cepat. Kurang dari satu menit setelah kebobolan, Garuda kembali membalikkan keadaan dan unggul 4-3 lewat serangan terorganisir yang memecah pertahanan Iran.
Pengalaman panjang Iran di panggung Asia akhirnya berbicara. Mereka terus mendesak dan berhasil menemukan celah untuk menyamakan skor menjadi 4-4, memaksa laga masuk ke babak perpanjangan waktu. Di fase ini, ketegangan semakin memuncak. Setiap serangan dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi
Bayern Munich Tegaskan Michael Olise Tak Dijual, Kontrak Hingga 2029
Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Rasa Pulang Kampung di FIFA Series Indonesia