Timnas Futsal Indonesia Tahan Imbang Iran 5-5, Final Piala Asia 2026 Ditentukan Adu Penalti

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:00 WIB
Timnas Futsal Indonesia Tahan Imbang Iran 5-5, Final Piala Asia 2026 Ditentukan Adu Penalti

MURIANETWORK.COM - Final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, berakhir dengan ketegangan maksimal setelah pertandingan sengit antara Timnas Futsal Indonesia dan Iran. Laga yang berlangsung pada hari Minggu (9/6/2024) itu harus berlanjut ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 5-5 hingga akhir perpanjangan waktu kedua. Final ini bukan hanya ujian teknik, tetapi juga pertarungan mental dan daya tahan fisik yang menguras emoni ribuan penonton di tribun.

Drama Awal yang Tak Terduga

Iran, sang juara bertahan, langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak gol cepat di menit ketiga melalui Hossein Tayebibidgoli. Suasana di Indonesia Arena sempat meredup, namun hanya untuk sesaat. Timnas Futsal Indonesia membalas dengan tiga gol beruntun yang mengubah totalitas pertandingan. Reza Gunawan menyamakan kedudukan di menit ketujuh, sebelum Israr Megantara mencetak brace dalam tempo dua menit untuk membawa Garuda unggul 3-1.

Tekanan Iran tidak surut. Mereka sempat mencetak gol yang dianulir VAR dan gagal memanfaatkan peluang penalti berkat penyelamatan brilian kiper Ahmad Habiebie. Namun, tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah di menit ke-18 melalui Mahdi Karimi, mengakhiri babak pertama dengan skor 3-2 untuk keunggulan Indonesia.

Babak Kedua dan Perjuangan Tanpa Henti

Memasuki babak kedua, Iran kembali menyamakan kedudukan dengan skema serangan cepat. Momentum sempat terasa akan sepenuhnya beralih, tetapi respons Indonesia justru datang lebih cepat. Kurang dari satu menit setelah kebobolan, Garuda kembali membalikkan keadaan dan unggul 4-3 lewat serangan terorganisir yang memecah pertahanan Iran.

Pengalaman panjang Iran di panggung Asia akhirnya berbicara. Mereka terus mendesak dan berhasil menemukan celah untuk menyamakan skor menjadi 4-4, memaksa laga masuk ke babak perpanjangan waktu. Di fase ini, ketegangan semakin memuncak. Setiap serangan dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar