Langkah Mbappe ini jelas mengejutkan pihak manajemen PSG. Mereka mengaku telah menunjukkan itikad baik dan sedang mengurus administrasi untuk menyelesaikan sisa pembayaran.
Begitu bunyi pernyataan resmi klub, seperti dikutip dari Le Parisien.
Namun begitu, klaim soal “diskusi” itu langsung ditampik oleh pengacara Mbappe. Mereka bilang, sama sekali tidak ada komunikasi aktif dengan PSG belakangan ini. Makanya, pengiriman juru sita dianggap sebagai langkah hukum yang wajar dan sah untuk mengeksekusi putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Meski juru sita sudah datang, ceritanya belum berakhir. PSG masih punya celah untuk membela diri secara hukum. Opsi yang paling mungkin adalah mengajukan banding.
Klub punya waktu hingga 19 Februari 2026 untuk mengajukan keberatan. Kalau banding benar-benar diajukan, ya sudah. Drama ini bakal berlanjut di pengadilan yang lebih tinggi, berpotensi memperkeruh hubungan antara sang megabintang dengan mantan bosnya. Sebuah akhir yang kurang sedap untuk sebuah hubungan yang dulu begitu gemilang.
Artikel Terkait
Doni Tata Pradita Soroti Mental dan Proses Veda Ega Pratama Pasca Podium Moto3 Brasil
Harry Kane Unggul Jauh dalam Perebutan European Golden Boot 2025/2026
PSM Makassar Terima Sanksi Larangan Transfer FIFA untuk Kelima Kalinya
Timnas Indonesia Andalkan Bek Eropa sebagai Fondasi Utama Jelang FIFA Series