Rencana pemerintah untuk memberlakukan satu hari kerja dari rumah atau WFH dalam seminggu mulai mengerucut. Meski begitu, hari pelaksanaannya sendiri masih jadi tanda tanya. Kapan tepatnya? Itu yang belum diputuskan.
Nah, menariknya, publik sudah punya pendapat sendiri. Lewat sebuah polling yang digelar awal pekan ini, terlihat jelas pilihan mayoritas. Hasil sementara hingga Rabu kemarin menunjukkan, hari Senin adalah favorit dengan perolehan suara mendekati 42 persen.
Berikut rincian lengkapnya:
Senin: 41,96%
Selasa: 2,68%
Rabu: 16,96%
Kamis: 1,79%
Jumat: 36,61%
Jumat sendiri tak kalah ketat, berada di posisi kedua. Jadi, bisa dibilang persaingan utama adalah antara Senin dan Jumat.
Latar belakang kebijakan ini, seperti yang banyak diberitakan, adalah upaya efisiensi anggaran. Guncangan dari konflik Timur Tengah disebut-sebut jadi pemicunya. Saat ini, para menteri masih sibuk merampungkan teknis pelaksanaannya. Kabarnya, pengumuman resmi bakal dilakukan setelah masa libur Lebaran usai.
Sementara di level daerah, beberapa pemimpin sudah tak sabar dan punya kecenderungan sendiri.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, misalnya. Dia sudah menyiapkan skema dan memilih hari Jumat sebagai hari WFH bagi ASN di lingkungannya.
"Agar kerja tetap efektif, rencana saya Jumat WFH," ujar Hasto.
Pilihannya ini punya alasan praktis, katanya.
Berbeda dengan Jogja, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengarah ke hari Rabu. Alasannya lebih pada antisipasi terhadap pola kerja.
"Kalau hari Jumat, ada kecenderungan bablas menjadi long weekend. Ini yang kita hindari," kata Khofifah.
Pernyataan itu dia sampaikan dalam sebuah apel perdana ASN usai libur Lebaran.
Jadi, silakan lihat data polling tadi. Kalau kamu yang memilih, lebih suka hari apa? Ikuti suaramu di polling berikut ini.
Ada juga video terkait rencana skema kerja ini yang bisa disimak untuk informasi lebih lengkap.
Artikel Terkait
PKS Luncurkan Akademi Pemimpin Muda, Tekankan Kader Berlandaskan Spiritualitas Bukan Sekadar Kemenangan Elektoral
Polda Metro Gagalkan Peredaran 120 Rokok Elektrik Berisi Narkotika Etomidate di Cengkareng
TMMD ke-128 Kodim 0420/Sarko Perbaiki Lima Rumah Tak Layak Huni di Desa Seko Besar
Presiden Prabowo Canangkan Pembangunan 1.582 Kapal Ikan untuk Koperasi Nelayan demi Perkuat Ekonomi Biru