Kesabaran Mbappe Habis, Juru Sita Dikirim ke Markas PSG
Paris – Kylian Mbappe sudah tak mau lagi menunggu. Bintang yang kini berseragam Real Madrid itu mengambil langkah tegas terhadap mantan klubnya, Paris Saint-Germain. Jumat lalu, seorang juru sita resmi mendatangi kantor PSG. Tujuannya jelas: menagih utang.
Uang yang ditagih paksa itu jumlahnya tak main-main: 5,9 juta euro, atau sekitar Rp117 miliar. Menurut kubu Mbappe, itulah sisa haknya yang belum dibayar lunas oleh klub asal Prancis itu.
Sebenarnya, ini adalah babak lanjutan dari sengketa yang sudah berlarut. Akhir 2025 silam, dewan perburuhan Prancis sudah memenangkan Mbappe. Putusannya, PSG harus membayar total 60,9 juta euro (sekitar Rp1,21 triliun) kepada sang pemain. Angka itu merupakan akumulasi dari tunggakan gaji dan berbagai bonus selama masa jabatannya di Parc des Princes.
Memang, PSG dikabarkan sudah melunasi sebagian besar dana itu, yakni sekitar 55 juta euro. Tapi, bagi Mbappe dan tim pengacaranya, itu belum cukup. Mereka merasa masih ada yang kurang.
Sisa Rp117 miliar yang kini jadi sorotan itu, konon berasal dari hak cuti berbayar yang belum dicairkan, ditambah bunga yang terus menumpuk. Karena merasa tak ada progres, jalan terakhir adalah lewat juru sita.
Artikel Terkait
Doni Tata Pradita Soroti Mental dan Proses Veda Ega Pratama Pasca Podium Moto3 Brasil
Harry Kane Unggul Jauh dalam Perebutan European Golden Boot 2025/2026
PSM Makassar Terima Sanksi Larangan Transfer FIFA untuk Kelima Kalinya
Timnas Indonesia Andalkan Bek Eropa sebagai Fondasi Utama Jelang FIFA Series