Mantan Presiden Barcelona Gaspart Bantah Keras Tuduhan Pembelian Wasit di Sidang

- Jumat, 06 Februari 2026 | 22:30 WIB
Mantan Presiden Barcelona Gaspart Bantah Keras Tuduhan Pembelian Wasit di Sidang

MURIANETWORK.COM - Kasus dugaan pembayaran tidak wajar Barcelona kepada mantan wakil ketua Komite Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira, kembali memanas seiring proses hukum yang berjalan. Mantan Presiden Barcelona periode 2000-2003, Joan Gaspart, baru-baru ini memberikan kesaksian di pengadilan. Dalam pernyataannya di luar ruang sidang, Gaspart dengan tegas membantah semua tuduhan dan menyebut Real Madrid sebagai pihak yang dinilainya merusak sepak bola dengan memperbesar skandal ini.

Bantahan Tegas di Hadapan Hakim

Usai menjalani pemeriksaan, Gaspart tampil di depan awak media. Ekspresinya serius, ia langsung menyasar inti persoalan. Menurutnya, tuduhan bahwa Barcelona membeli wasit adalah sebuah kebohongan besar.

"Saya pikir mereka, tanpa sengaja, telah melakukan banyak kerusakan pada sepak bola. Bukan lagi pada Barça, tetapi pada sepak bola," ungkapnya, menyiratkan dampak luas dari kasus ini terhadap integritas olahraga.

Ia menjelaskan bahwa dalam kesaksiannya di pengadilan, ia berulang kali menegaskan hal yang sama. "Itu bohong. Dan saya telah mengulangi kata bohong sebanyak 33 kali. Barcelona tidak pernah, baik pada masa saya menjabat sebagai wakil presiden maupun presiden, membeli wasit. [Di bawah] Laporta, Bartomeu, Rosell, dan semua eksekutif Barça," tegas Gaspart dengan nada tinggi.

Marah Atas Tuduhan yang Dianggap Mustahil

Semakin ditanya, emosi Gaspart semakin terlihat. Ia merasa klub yang dicintainya difitnah secara keji. "Salah jika Barça dituduh melakukan pelanggaran hukum. Membayar seseorang untuk menyuruh wasit membayar komisi agar memenangkan pertandingan untuk Barcelona saya adalah kebohongan, dan jika itu kebohongan, maka itu tetap kebohongan," bantahnya lagi.

Pertanyaan jurnalis yang menanyakan ulang kemungkinan transaksi ilegal semasa kepemimpinannya justru memantik respons lebih keras. "Barça tidak pernah, sejak Bapak Gamper mendirikannya, sampai saya meninggal, karena setelah itu saya tidak akan berada di sana dan saya tidak akan dapat mengatakan, melakukan pelanggaran hukum," tuturnya dengan nada geram.

"Dan membeli wasit untuk memihak Anda adalah ilegal. Saya tidak mengerti mengapa mereka ingin orang-orang mempercayai itu," lanjutnya, menggambarkan rasa frustrasinya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar