Dia lalu merinci kekuatan lawan. "Intensitas mereka sangat tinggi, saya tahu betul karakter mereka. Serangan mereka dibangun dengan tempo cepat sekali, plus mereka punya pemain-pemain muda yang lincah. Tapi, ya, kami punya senjata juga. Pemain kami jago dalam duel satu lawan satu," tambah Souto, mencoba menyeimbangkan kewaspadaan dengan keyakinan.
Jalannya Indonesia ke perempat final terbilang mulus. Mereka sukses menjadi juara Grup A dengan torehan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga. Performa solid itu tentu jadi modal berharga.
Di sisi lain, Vietnam harus puas duduk di posisi runner-up Grup B. Catatan mereka, dua kemenangan dan satu kekalahan. Meski tak sempurna, statis itu cukup untuk membawa mereka ke tahap ini dan menjadi batu sandungan yang serius. Semuanya tinggal menunggu kick-off.
Artikel Terkait
Raymond/Joaquin Gagal ke Semifinal Orleans Masters Usai Dikalahkan Ganda Denmark
Isu Naturalisasi Pascal Struijk Kian Nyata, Didukung Kunjungan Pelatih hingga Tato Garuda
PSSI Incar Striker Luke Vickery untuk Proses Naturalisasi
Herdman Coret Ezra Walian dari Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026