BANDUNG – Rumor transfer selalu punya caranya sendiri untuk menghangatkan suasana. Kali ini, gosip itu kembali menyelimuti Persib Bandung. Klub kebanggaan Jawa Barat itu dikabarkan sedang merancang manuver mengejutkan di bursa transfer, dengan menyasar seorang striker muda berstatus naturalisasi Timnas Indonesia.
Lalu, siapa targetnya? Dua nama langsung mencuat dan memicu perdebatan seru di kalangan Bobotoh: Mauro Zijlstra atau Ragnar Oratmangoen?
Isu ini pertama kali menyeruak dari unggahan akun Instagram @SeledingTekel. Akun itu menyebut ada komunikasi yang sedang berjalan antara manajemen Persib dan seorang penyerang muda naturalisasi. Kabar itu langsung menyebar bak virus, meski pihak klub sendiri masih tutup mulut dan belum memberikan konfirmasi resmi satu pun.
Namun begitu, rumor ini terdengar masuk akal bagi banyak pengamat. Persib, sebagai juara bertahan Liga Indonesia, jelas punya ambisi untuk mempertahankan gelar. Mereka butuh amunisi baru, terutama di lini depan yang kerap jadi sorotan.
Sebelumnya, Maung Bandung sudah lebih dulu aktif memperkuat pertahanan. Mereka mendatangkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Langkah itu memang penting, tapi di sisi lain justru membuat spekulasi tentang sektor penyerangan kian menjadi-jadi. Seolah, pertahanan sudah siap, kini giliran lini depan yang akan dibenahi.
Masalahnya, mencari striker naturalisasi yang tepat bukan perkara gampang. Beberapa nama besar seperti Jens Raven dan Rafael Struick sepertinya mustahil didapat. Mereka masih terikat kontrak kuat dengan klub masing-masing. Begitu pula dengan Ole Romeny yang masih berkarier di Eropa bersama Oxford United. Peluangnya untuk hijrah ke Bandung terlihat sangat kecil.
Nah, di tengah situasi itu, dua nama yang paling sering disebut adalah Mauro Zijlstra dan Ragnar Oratmangoen. Keduanya dianggap lebih realistis.
Mauro Zijlstra, pemain 20 tahun yang kini membela FC Volendam, punya daya tarik tersendiri. Musim ini, ia belum sekalipun mencicipi lapangan di Eredivisie dan hanya bermain untuk tim U-21. Di balik itu, ada faktor sentimental: latar belakang keluarganya yang berasal dari Bandung. Hal ini tentu membuatnya punya ikatan emosional dengan kota dan klub tersebut.
Sementara itu, Ragnar Oratmangoen menghadapi tantangan berbeda. Meski sudah beberapa kali tampil untuk klubnya, menit bermainnya sangat terbatas. Belum lagi, ia sedang berjuang pulih dari cedera lutut yang dideritanya. Kondisi fisik seperti ini jelas jadi pertimbangan serius bagi Persib jika ingin bergerak cepat di bursa transfer. Membeli pemain cedera selalu punya risiko tinggi.
Jadi, pilihannya ada di tangan manajemen Persib. Mau mengambil risiko dengan striker muda penuh potensi seperti Zijlstra, atau mempertimbangkan pemain yang punya catatan di level tertentu seperti Oratmangoen meski dengan catatan cedera?
Publik, terutama Bobotoh, kini hanya bisa menunggu. Menunggu langkah konkret dari Maung Bandung. Jawabannya, tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS
Borneo FC Kalahkan Persita 2-0, Samakan Poin dengan Persib di Puncak Klasemen Super League
Barcelona Masuk Perburuan Eli Junior Kroupi, Bournemouth Pasang Harga Rp1,4 Triliun
Legenda MU Sesali Kepergian Hojlund ke Napoli: Potensi Besar yang Hilang