LONDON Laga panas Tottenham Hotspur kontra Manchester City berakhir dengan skor 2-2. Reaksi kedua manajer? Bisa ditebak, sangat berbeda.
Di sisi lain ruang wawancara, Pep Guardiola terlihat jelas kecewa. City sempat unggul dua gol, namun keunggulan itu menguap di depan mata. Saat berbicara pada BBC Sport, nada suaranya terdengar datar, menahan kekecewaan.
“Ini kemunduran, ya. Tapi kami masih bertahan. Masih ada 14 laga lagi, banyak poin yang bisa diperebutkan. Kita lihat saja nanti,” ujar pelatih City itu.
Guardiola mengakui, Premier League memang tak pernah mudah. Timnya sudah berusaha maksimal, menurutnya. Hanya saja, momentum bisa berubah cepat.
“Secara keseluruhan, kami main dengan bagus. Tapi sekitar menit ke-70, mereka bermain lebih banyak umpan ke belakang, menumpuk pemain di sana. Lalu mereka cetak gol, dan kita semua tahu apa yang terjadi setelahnya. Mereka dapat momentum,” paparnya dengan rinci.
“Tapi liga memang seperti ini. Kami sempat dapat momentum lagi di akhir-akhir pertandingan,” tambah Guardiola, seperti mencoba mengambil sisi positif.
Suasana sama sekali berbeda di kubu Thomas Frank. Wajah manajer Tottenham itu berseri. Hasil ini jelas suntikan semangat buat mereka.
Artikel Terkait
Persebaya Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Imbang Pahit di Kandang Sendiri
Mauro Zijlstra: Dari Belanda, Persija Siapkan Kejutan di Bursa Transfer
Listrik Tak Naik Awal 2026, Pemerintah Pilih Jaga Daya Beli Masyarakat
Inter dan Juventus Hantam Lawan, Puncak Klasemen Makin Panas