“Dalam periode ini, sebenarnya sudah banyak hal baik yang kami tunjukkan. Cuma, belum banyak yang berbuah poin. Nah, sekarang saya senang. Empat penampilan terakhir cukup solid, dan kami belum kalah,” katanya dengan semangat.
Ia memuji mental anak asuhnya.
“Poin ini sangat penting, apalagi dengan performa di babak kedua. Mentalitas pemain bagus sekali dari awal sampai akhir,” tegas Frank.
Lalu, apa kunci kebangkitan Spurs setelah tertinggal? Frank menjelaskan, ini lebih soal penyesuaian taktis daripada sekadar ganti formasi.
“Kami beralih ke 4-4-2, tapi intinya bukan sistemnya. Kami harus menekan lebih tinggi untuk merebut bola, mengatur ulang blok tengah agar tak mudah ditembus, dan secara ofensif bermain lebih sabar di belakang garis lawan. Butuh keyakinan untuk bermain selangkah demi selangkah,” tandasnya.
Dua tanggapan, dua cerita. Satu penuh kalkulasi dan kekecewaan, satu lagi penuh kebanggaan dan energi baru. Premier League memang tak pernah membosankan.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027